Rabu
19 Agustus 2026 | 12 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

pdip jatim 260306 ei

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah.

SURABAYA — Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, menginisiasi program edukatif bertajuk “Sekolah Sampah” sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.

Program tersebut digagas sebagai respons atas masih tingginya volume sampah harian di Kota Surabaya yang mencapai sekitar 1.800 ton per hari.

“Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Eri, Selasa (12/5/2026).

Menurut Eri, pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar bagi banyak kota di Indonesia, termasuk Surabaya.

Dari total timbulan sampah harian di Kota Pahlawan, hampir 60 persen di antaranya merupakan sampah organik seperti limbah dapur dan sisa makanan.

Jika tidak dikelola dengan baik, sampah organik tersebut berpotensi menghasilkan gas metana yang memperparah krisis iklim.

Karena itu, Eri menilai pendekatan pengelolaan sampah harus mulai bergeser dari pola berbasis tempat pembuangan akhir (TPA) menuju pengelolaan dari sumbernya. Mulai dari rumah tangga, lingkungan RT/RW, sekolah, hingga komunitas masyarakat.

“Tanpa gerakan pemilahan dan pengolahan sampah berbasis sumber, persoalan sampah tidak akan tuntas sampai kapan pun,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Eri menginisiasi “Sekolah Sampah” yang edisi perdananya akan digelar pada 23 Mei 2026. Program tersebut direncanakan berlangsung rutin setiap bulan.

Dalam kegiatan itu, peserta akan mendapatkan edukasi perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Mulai dari pemilahan sampah sejak dari rumah hingga praktik pengolahan sampah organik secara sederhana.

Suasana program dirancang tidak sekadar teoritis. Peserta nantinya juga akan dikenalkan dengan penggunaan komposter, biopori, hingga pengolahan sampah organik menggunakan maggot skala rumah tangga.

Menariknya, setiap peserta akan mendapatkan fasilitas komposter atau biopori gratis untuk digunakan di lingkungan masing-masing.

Menurut Eri, metode pengolahan sederhana tersebut diharapkan mampu membantu rumah tangga mengurangi volume sampah organik sekaligus memberi manfaat lingkungan.

“Peserta diharapkan bisa menjadi change driver atau penggerak perubahan dalam pengelolaan sampah di wilayahnya,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Karena itu, program ini memprioritaskan peserta yang aktif dalam kegiatan masyarakat. Seperti kader PKK, pengurus RT/RW, Karang Taruna, Kader Surabaya Hebat, majelis taklim, hingga elemen masyarakat lainnya.

Eri menyebut “Sekolah Sampah” juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kota Surabaya yang tengah memperkuat pemilahan sampah berbasis sumber.

Salah satunya melalui program Kampung Pancasila dan pembentukan Satgas Lingkungan di tingkat RW.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga sedang menyiapkan distribusi fasilitas komposter dan biopori untuk lingkungan RT/RW.

“Ini momentum yang baik untuk transformasi pengelolaan sampah di Surabaya,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, Hj. Ansari PDIP Tegaskan Pentingnya Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

PAMEKASAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan. ...
KRONIK

Pemain Soekarno Cup Salurkan Hasil Gotong Royong bagi Mahasiswa NTT di Surabaya

SURABAYA – Di tengah kekhawatiran mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya terhadap keluarga mereka ...
KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong BI Segera Rumuskan Core Kebijakan Moneter yang Jelas

JAKARTA – Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menilai pengajuan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, DPC PDIP Kota Malang Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa NTT

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menyisipkan doa bersama dan penggalangan bantuan untuk korban gempa NTT saat upacara ...