Kamis
23 April 2026 | 1 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Ipin Dorong Sekolah Jadi Pusat Produksi Pangan, Tanamkan Kemandirian Sejak Dini

pdip jatim 260423 sekolah pusat produksi pangan

Bupati Trenggalek dorong sekolah jadi pusat produksi pangan mandiri melalui program swasembada berbasis sekolah.

TRENGGALEK — Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga pusat produksi pangan mandiri melalui Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah.

Program tersebut mulai digencarkan di sejumlah sekolah di Kecamatan Gandusari, Rabu (22/4/2026), sebagai upaya menanamkan kesadaran ketahanan pangan sejak usia dini.

“Sejak kecil anak-anak harus diajari bertanggung jawab, mulai dari menanam, merawat, hingga menikmati hasilnya,” ujar Mas Ipin.

Belajar Bertani Langsung di Sekolah

Program ini memanfaatkan lahan sekolah sebagai kebun mini dengan berbagai metode, mulai dari polibag, tanaman hortikultura, hingga praktik pertanian organik.

Menurut Mas Ipin, pendekatan praktik langsung penting agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata di bidang pertanian.

Ia menilai, langkah ini menjadi bagian dari upaya mengembalikan jati diri Indonesia sebagai negara agraris.

“Pangan adalah masa depan sekaligus harga diri bangsa. Kita tidak boleh bergantung pada negara lain,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek itu.

Lengkapi dengan Sumber Protein

Tak hanya tanaman pangan, Pemkab Trenggalek juga mendorong pengembangan kolam ikan skala sekolah sebagai sumber protein tambahan.

Konsep ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pangan mandiri di lingkungan sekolah yang berkelanjutan.

“Sekolah bisa menjadi lumbung pangan mini, tidak hanya sayur tapi juga protein,” jelasnya.

Antisipasi Kekeringan dengan Inovasi Air

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menyiapkan inovasi teknologi sederhana untuk menghadapi ancaman kekeringan, yakni sistem kondensasi yang mampu mengubah uap menjadi air.

Langkah ini dinilai penting mengingat puluhan desa di Trenggalek kerap terdampak kekeringan saat musim kemarau.

“Dengan teknologi sederhana ini, rumah tangga bisa memproduksi air sendiri,” ujarnya.

Program swasembada pangan berbasis sekolah ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai elemen, sekaligus membentuk generasi yang mandiri dan sadar pentingnya ketahanan pangan. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Usman Ependi Dorong UMKM Perempuan Kota Madiun Naik Kelas

Usman Ependi turun langsung dampingi UMKM perempuan di Madiun dalam momentum Hari Kartini, dorong usaha naik kelas ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Sekolah Jadi Pusat Produksi Pangan, Tanamkan Kemandirian Sejak Dini

Bupati Trenggalek dorong sekolah jadi pusat produksi pangan mandiri melalui program swasembada berbasis sekolah. ...
KRONIK

Ini, Makna Tari Gandrung Sri Dewi pada Pembukaan Musancab PDI Perjuangan Banyuwangi

BANYUWANGI –Tari Gandrung tampil memukau sebagai pembuka rangkaian kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang ...
KRONIK

Terima Penghargaan, Deni: Legislatif Harus Jadi Penjaga Keseimbangan Kepentingan

Deni Wicaksono tegaskan fungsi legislatif sebagai penghubung yang menjaga keseimbangan kepentingan dalam kebijakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta OPD Pastikan Solar Subsidi Tepat Sasaran untuk Petani dan Nelayan

DPRD Jember minta OPD memastikan distribusi solar subsidi tepat sasaran bagi petani dan nelayan, serta memperkuat ...
KABAR CABANG

Terima Kunjungan Mahasiswa UIN Satu, PDI Perjuangan Tulungagung Tekankan Anak Muda Harus Melek Politik

TULUNGAGUNG  – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menerima kunjungan Mahasiswa ...