Kamis
11 Juni 2026 | 12 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untari Dorong Koperasi Difabel Jawara, Buka Akses Ekonomi dan Pasar Inklusif

pdip-jatim-241213-sub-komisi-e-1

Sri Untari dorong koperasi difabel Kodifa Jawara sebagai penguat ekonomi inklusif dan akses pasar bagi penyandang disabilitas di Jawa Timur.

SURABAYA — Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno menegaskan penyandang disabilitas di Jawa Timur memiliki potensi profesional yang luas dan harus didukung melalui penguatan ekonomi berbasis koperasi.

Hal itu dia sampaikan menyusul terbentuknya Koperasi Pemasaran Difabel Jawara Sejahtera Bersama (Kodifa Jawara), yang dirancang sebagai wadah pemasaran produk dan jasa penyandang disabilitas.

“Mereka itu punya kemampuan luar biasa. Ada pengacara, penulis buku, bahkan yang sedang menempuh pendidikan S3. Kekurangan fisik bukan penghambat,” kata Untari di Surabaya, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, keberadaan Kodifa Jawara menjadi langkah strategis dalam mengonsolidasikan potensi difabel agar memiliki daya saing, baik di pasar digital maupun konvensional.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai, pendekatan pemberdayaan disabilitas kini harus dilakukan secara integratif dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dorong ‘Salam Inklusi’ dan Pasar Pasti

Untari juga menggagas gerakan “Salam Inklusi” sebagai bentuk dukungan konkret. Salah satunya dengan mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim untuk menggunakan produk karya difabel secara rutin.

“Minimal sebulan sekali menggunakan batik karya teman-teman disabilitas. Ini bentuk dukungan sekaligus tanggung jawab moral kita,” jelasnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan captive market atau pasar pasti, terutama pada tahap awal pengembangan koperasi.

Data Disabilitas Perlu Disinkronkan

Di sisi lain, Untari menyoroti pentingnya validasi data disabilitas yang saat ini masih menunjukkan perbedaan signifikan antara data Koalisi Difabel dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurutnya, sinkronisasi data menjadi kunci agar program pemberdayaan dan perlindungan ekonomi tepat sasaran.

Penguatan Manajemen dan Digitalisasi

Untuk memastikan keberlanjutan koperasi, Untari memastikan akan menurunkan tim ahli dari Koperasi Setia Budi Wanita guna memperkuat tata kelola keuangan serta pemasaran digital.

“Ini wadah ekonomi bagi mereka. Kita fasilitasi agar bisa tumbuh dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” tegasnya.

Melalui langkah ini, diharapkan penyandang disabilitas tidak hanya berdaya secara sosial, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...