Minggu
19 Juli 2026 | 3 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sinung: Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam

pdip-jatim-260117-sinung

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai kenaikan harga plastik harus dimanfaatkan sebagai momentum bagi masyarakat untuk kembali ke alam (back to nature) dan mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak semata menjadi persoalan ekonomi, tetapi juga peluang untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih ramah lingkungan.

“Sejak awal, musuh besar kelestarian alam adalah sampah plastik. Kenaikan harga ini harus semakin mempertegas sikap kita untuk benar-benar meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Sinung, Senin (6/4/2026).

Ia mengajak masyarakat meniru kearifan lokal dengan memanfaatkan bahan alami sebagai kemasan, seperti daun jati dan daun pisang yang dinilai masih melimpah di wilayah Bondowoso.

“Dulu leluhur kita memanfaatkan daun-daunan. Kenapa kita tidak kembali ke alam? Tinggal bagaimana kita berkreasi membuatnya sederhana,” ujarnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso ini menambahkan, kenaikan harga plastik juga harus menjadi pemicu bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk mulai beralih ke alternatif ramah lingkungan, seperti penggunaan tas kertas atau kantong belanja yang dapat digunakan kembali.

Di sisi lain, ia menyoroti kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bondowoso yang sudah overload dan tidak lagi diperbolehkan menggunakan sistem open dumping oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Menurutnya, pengurangan penggunaan plastik akan berdampak langsung terhadap berkurangnya beban sampah yang sulit terurai, sekaligus mendukung pengelolaan limbah organik yang lebih ramah lingkungan.

“Ketika penggunaan plastik berkurang, kita ikut mendukung pengolahan limbah yang lebih mudah terurai kembali ke alam,” jelasnya.

Ia juga mendorong Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Bondowoso untuk menggandeng akademisi dalam mengkaji efektivitas bahan alami sebagai pengganti plastik dan mengimplementasikannya di masyarakat.

“Kita harus mulai dari diri sendiri. Jangan sampai menjadi bagian dari perusakan alam. Ini saatnya berkomitmen benar-benar mengurangi plastik,” pungkasnya.

Sementara itu, kenaikan harga plastik dipicu oleh terganggunya pasokan minyak bumi global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah serta penutupan Selat Hormuz.

Kondisi tersebut menyebabkan harga bahan baku plastik (nafta) melonjak hingga berdampak pada kenaikan harga plastik di Indonesia antara 40 hingga 100 persen. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Latih Ratusan Petani Cara Bikin Pupuk Organik

BOJONEGORO — Upaya memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan terus digalakkan di tingkat daerah. Guna menekan ...
BERITA TERKINI

DPC Ngawi Gelar Rakor Bersama KSB PAC, Matangkan Persiapan Musran

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Ketua, Sekretaris, ...
KABAR CABANG

Kawal Penjaringan Ketua Ranting dan Anak Ranting, PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Anggota DPRD

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengerahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ...