Jumat
09 Oktober 2026 | 7 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Terima Kunjungan Ramos-Horta, Perkuat Hubungan Indonesia–Timor Leste

pdip jatim 260323 msp ramos horta

JAKARTA – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan Presiden Republik Demokratik Timor Leste, José Ramos-Horta, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2026).

Pertemuan kedua tokoh berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Ramos-Horta tiba pada siang hari dan disambut jajaran elite DPP PDI Perjuangan, di antaranya Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, Ahmad Basarah, Yasonna Laoly, Ronny Talapessy, serta Andi Widjajanto.

Megawati menyambut langsung kedatangan Ramos-Horta dan mempersilakannya duduk sebelum memulai dialog tertutup. “Mari, silakan duduk,” ujar Megawati.

Keduanya kemudian menggelar pembicaraan tertutup selama lebih dari 2,5 jam. Pertemuan tersebut disebut berlangsung intens dengan nuansa historis dan strategis yang kental, sekaligus mencerminkan kedekatan personal yang telah terjalin lama.

Usai pertemuan, Megawati dan Ramos-Horta saling bertukar cinderamata sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan Timor Leste. Megawati memberikan kain batik khas Indonesia serta buku karyanya berjudul Spirit Kemanusiaan.

Sebagai balasan, Ramos-Horta menyerahkan tas kerajinan tangan khas Timor Leste serta kopi Arabika unggulan dari negaranya.

Pertemuan ini merupakan kelanjutan komunikasi keduanya setelah sebelumnya bertemu dalam ajang internasional di Abu Dhabi pada awal Februari 2026.

Hubungan Megawati dan Ramos-Horta tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga memiliki kedekatan emosional yang kuat. Megawati bahkan kerap menyebut sejumlah tokoh Timor Leste sebagai bagian dari keluarga, termasuk Kupa Lopez, Duta Besar Timor Leste untuk Kamboja, yang ia anggap sebagai anak angkat.

Bagi Ramos-Horta, Megawati juga memiliki makna historis sebagai simbol rekonsiliasi. Kehadiran Megawati dalam upacara restorasi kemerdekaan Timor Leste pada 2002 menjadi salah satu momentum penting yang mencairkan hubungan kedua negara pasca-referendum 1999.

Dalam kesempatan tersebut, Ramos-Horta kembali menyampaikan undangan kepada Megawati untuk berkunjung ke Dili guna menerima penghargaan tertinggi negara itu, Grand Collar of the Order of Timor-Leste, atas kontribusinya dalam perdamaian.

Sebelum mengakhiri pertemuan, kedua tokoh menyempatkan diri berfoto bersama dengan seluruh peserta yang hadir, menegaskan komitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis antara Indonesia dan Timor Leste. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...
KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...