BATU – DPC PDI Perjuangan Kota Batu mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi fisik mulai menurun selama perjalanan mudik Lebaran 2026.
Imbauan tersebut disampaikan seiring hadirnya Posko Mudik Gotong Royong 2026 yang dibangun di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pemudik yang melintas maupun menuju wilayah Kota Batu.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Syaifudin Zuhri, menegaskan bahwa perjalanan mudik tidak hanya soal kerinduan untuk pulang kampung, tetapi juga menyimpan potensi kelelahan yang berisiko jika diabaikan.
“Kalau kondisi sudah lelah, jangan dipaksakan. Lebih baik menepi dan beristirahat sejenak. Keselamatan jauh lebih penting daripada cepat sampai tujuan,” ujar Syaifudin, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, posko yang berada di jalur strategis akses masuk Kota Batu dari arah Pujon tersebut memang dirancang sebagai tempat istirahat (rest area) yang representatif bagi pemudik. Terlebih, kawasan tersebut memiliki kontur jalan menanjak dan rawan kepadatan arus lalu lintas.
“Kami persilakan para pemudik untuk memanfaatkan posko ini sebagai tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar pos pelayanan, posko ini dihadirkan sebagai rumah singgah bagi seluruh pemudik. Berbagai fasilitas disediakan secara gratis, mulai dari area istirahat yang nyaman, konsumsi, sarana ibadah, toilet, hingga pusat informasi.
Tak hanya itu, DPC PDI Perjuangan Kota Batu juga menyiagakan tenaga kesehatan serta layanan bengkel panggilan guna membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.
“Siapa pun boleh mampir. Posko ini terbuka untuk umum dan gratis. Kami ingin memastikan para pemudik, terutama yang membawa keluarga, bisa beristirahat dengan layak,” tegas Syaifudin.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Khamim Tohari, menambahkan bahwa petugas yang berjaga juga siap berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan guna membantu kelancaran arus lalu lintas di titik-titik rawan.
Posko Mudik Gotong Royong ini akan beroperasi hingga H+5 Lebaran dengan sistem penjagaan 24 jam. Setiap harinya, kader partai diterjunkan secara bergantian dalam tiga shift, melibatkan jajaran DPC, PAC hingga ranting.
Melalui posko ini, pihaknya berharap dapat menekan risiko kecelakaan sekaligus menghadirkan rasa aman bagi para pemudik.
“Jadi monggo, silakan mampir dan beristirahat dulu. Ini adalah rumah singgah bagi siapa pun yang sedang dalam perjalanan. Jangan paksakan diri kalau sudah lelah,” ujarnya. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










