Senin
27 Juli 2026 | 12 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Lebaran, Pemkab Kediri Larang OPD Pelayanan Publik Terapkan WFA

pdip jatim 260317 mas dhito

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri tidak memberlakukan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki fungsi pelayanan publik selama periode menjelang libur Lebaran.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan dinas yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap harus bekerja seperti biasa meski kebijakan WFA mulai diberlakukan pada Senin (16/3/2026).

“Dinas-dinas yang berkaitan dengan pelayanan publik tidak bisa mengajukan WFA,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu.

Beberapa OPD yang tidak diperbolehkan menerapkan WFA di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Mas Dhito meminta Satpol PP meningkatkan kesiapsiagaan dan menggiatkan operasi guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban menjelang maupun setelah Lebaran.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga diminta memastikan pelayanan tetap berjalan optimal, terutama di puskesmas maupun rumah sakit daerah seperti RSUD Kabupaten Kediri (RSKK) dan RSUD Simpang Lima Gumul (SLG).

Sementara itu, Dinas Perhubungan diminta bersiaga di sejumlah titik rawan kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran. “Dishub wajib berada di titik-titik rawan kemacetan seperti simpang Mengkreng maupun lokasi lainnya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Dinas Pariwisata juga tidak diperkenankan menerapkan WFA karena harus memastikan pengelolaan destinasi wisata tetap berjalan baik selama libur Lebaran.

Mas Dhito juga meminta tim medis disiagakan di sejumlah destinasi wisata guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Terkait destinasi wisata, wajib ada tim medis yang standby di lokasi,” tegas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu.

Selain pengamanan pelayanan publik, Bupati Kediri juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memantau distribusi serta ketersediaan bahan pokok dan barang penting (bapokting) agar tetap aman dan stabil hingga perayaan Lebaran. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...
KABAR CABANG

Renungan Kudatuli, Fery Sudarsono: Kebebasan Politik Dibayar dengan Darah dan Nyawa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menegaskan kebebasan politik dan demokrasi yang dinikmati masyarakat ...
KABAR CABANG

Peringati Kudatuli Bersama Seluruh PAC Tulungagung, Erma Tekankan Pentingnya Jas Merah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan peristiwa ...
KABAR CABANG

Saksi Hidup Kudatuli Trenggalek: Jual Emas dan Mesin Diesel Demi Bela Megawati di Jakarta

TRENGGALEK – Bagi para kader PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau Tragedi ...
KABAR CABANG

Yudi Meira: Peringatan Kudatuli Harus Perkuat Komitmen Kader Merawat Demokrasi

BLITAR – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menegaskan peringatan 27 Juli atau Kudatuli tidak boleh ...
SEMENTARA ITU...

Saleh Mukadar Usulkan Arah Bernegara Dikembalikan ke Semangat UUD 1945 Sebelum Amandemen

SURABAYA – Politisi senior PDI Perjuangan, Saleh Ismail Mukadar, mengusulkan agar arah kehidupan berbangsa dan ...