MALANG – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Tantri Bararoh mendorong percepatan pembangunan Alun-alun Kepanjen agar proyek tersebut dapat mulai direalisasikan pada 2027.
Menurut Tantri, pembangunan alun-alun penting untuk menghadirkan ikon baru bagi ibu kota Kabupaten Malang sekaligus memperkuat identitas kawasan Kepanjen sebagai pusat pemerintahan daerah.
“Pembangunan alun-alun Kabupaten Malang ini harus serius dikawal, termasuk dalam pembahasan rencana pembangunannya. Tahun 2027 saya kira harus sudah pelaksanaan,” ujar Tantri.
Ia menjelaskan dorongan percepatan pembangunan tersebut juga sejalan dengan aspirasi masyarakat yang menginginkan keberadaan ruang publik representatif di ibu kota kabupaten.
Rencana pembangunan Alun-alun Kepanjen sendiri sebenarnya telah bergulir sejak 2017, namun hingga kini belum terealisasi.
Saat ini, menurut Tantri, pemerintah daerah masih melakukan evaluasi terkait lokasi pembangunan serta skema pembiayaan proyek tersebut.
Salah satu opsi lokasi yang tengah dikaji adalah kawasan lahan Pendopo Panji Kabupaten Malang yang saat ini merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Untuk merealisasikan proyek tersebut, diperkirakan dibutuhkan anggaran sekitar Rp300 miliar.
Tantri menyarankan agar pembiayaan pembangunan tidak hanya mengandalkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), tetapi juga dapat mempertimbangkan skema lain seperti pola branding atau pinjaman daerah.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Malang saat ini masih melakukan kajian lebih lanjut serta berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri terkait legalitas serta teknis pembiayaan proyek tersebut.
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini berharap pembangunan alun-alun dapat segera terwujud agar wajah ibu kota Kabupaten Malang memiliki identitas yang lebih kuat sebagai pusat kota.
“Saya berharap ini bisa terwujud agar wajah ibu kota Kabupaten Malang tidak terasa seperti wilayah kecamatan, tetapi benar-benar memiliki identitas sebagai pusat kota,” ujarnya. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










