Jumat
14 Agustus 2026 | 6 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Puasa di Teras Gereja, Wiwin: Ini Contoh Kampung Toleransi

PDIP-Jatim-Wiwin-Sumrambah-05032026

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, memberikan apresiasi pada Gereja Kristen Abdiel Zion Pos PI di Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang, usai menggelar buka puasa bersama warga muslim sekitar gereja, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam diskusi bertema “Merajut Persaudaraan, Bersatu dalam Kepedulian, Solidaritas untuk Indonesia Bangkit” itu menjadi ruang silaturahmi lintas agama di Kota Santri.

Acara berlangsung di teras gereja sejak sore hari. Sejumlah jemaat gereja dan puluhan umat muslim duduk berdampingan di kursi yang disusun melingkar dengan hidangan untuk berbuka puasa tersaji lengkap.

Wiwin yang hadir bersama mantan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, mengaku terkesan dengan suasana kebersamaan yang disaksikan.

“Bayangkan di lingkungan perumahan tengah perkotaan, tetapi toleransi antarumat beragamanya luar biasa. Saya melihat sendiri dari awal sampai selesai, suasananya sangat elok dipandang dan sejuk dirasakan,” ujar Wiwin.

Menurutnya, lingkungan sekitar gereja layak menjadi contoh kampung toleransi. Ia berharap kebersamaan semacam itu tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan juga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

“Di tempat yang sama kita makan bersama, meski puasanya berbeda. Ada yang menjalankan Ramadan, ada pula yang bersiap menyambut Paskah. Semoga kerukunan seperti ini terus dilestarikan,” tutur Wiwin.

“Kalau bisa, saling gotong royong ketika ada yang membutuhkan,” imbuh anggota Komisi B DPRD Jatim itu.

Ia menambahkan, toleransi tidak harus ditunjukkan melalui kegiatan berskala besar. Menurutnya, cukup meja makan panjang, niat tulus, dan hati yang terbuka.

“Marilah kita saling menjaga kerukunan hingga saling gotong royong bersama,” jelasnya.

Menjelang waktu berbuka, suasana berlangsung khidmat. Warga lintas agama berfoto bersama sebelum azan Maghrib berkumandang. Setelah doa dipanjatkan, hidangan berbuka disantap bersama. Pengurus gereja juga menyerahkan bingkisan kepada sejumlah tamu sebagai simbol persaudaraan.

Penginjil sekaligus gembala gereja setempat, Suyanto, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut telah menjadi agenda tahunan.

“Ini sudah rutin kami lakukan. Tujuannya sederhana, supaya persaudaraan dan kegotongroyongan semakin melekat seperti saudara sendiri. Saling mendukung dan saling menghormati,” ujarnya.

Ia menambahkan, suasana saling mendukung juga terasa saat perayaan hari besar keagamaan lainnya. Jemaat gereja turut bersilaturahmi saat Lebaran, sementara warga muslim hadir memberikan dukungan ketika Natal.

“Yang kami inginkan hanya satu, membangun persaudaraan yang rukun dan saling gotong royong antar sesama umat Tuhan,” kata Suyanto. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Batu Dorong APBD 2027 Perkuat Kemandirian Fiskal, PAD Harus Dioptimalkan

DPRD Kota Batu mendorong APBD 2027 memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD agar pembangunan tidak ...
HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...