Selasa
27 Oktober 2026 | 9 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Attractions 2026, Cara Konsolidasi Warga dan Kuatkan Identitas Daerah

PDIP-Jatim-Banyuwangi-Attractions-21022026

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi dikenal dengan keanekaragaman seni dan budaya daerahnya. Untuk menguatkan seni budaya dan tradisi warga yang telah mengakar kuat, Banyuwangi menghadirkan “Banyuwangi Attractions 2026”.

“Banyuwangi Attraction salah satu cara Banyuwangi menguatkan identitas lokal daerah, serta ajang konsolidasi warga,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Sabtu (21/2/2026).

“Ini sesuai dengan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dari Presiden Prabowo. Di mana ASRI mengamanatkan agar setiap daerah menguatkan seni budaya daerah yang memperkaya budaya nasional,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Banyuwangi sendiri telah meluncurkan Banyuwangi ASRI untuk mengakselerasi program Indonesia ASRI. Di mana dalam komponen Indah, Banyuwangi mengimplementasikannya dalam program pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berbasis kearifan lokal. Salah satunya lewat Banyuwangi Atrractions.

“Banyuwangi dikenal sebagai daerah yang kaya tradisi, seni pertunjukan budaya. Namun, budaya tidak cukup hanya diwariskan. Ia harus dirawat, dipentaskan, dan dibanggakan,” jelas Ipuk.

Menurut Ipuk, Banyuwangi Attractions adalah panggung besar yang menyatukan budaya, olahraga, pariwisata, dan semangat kebersamaan

“Event-event ini bukan sekadar tontonan, tetapi ruang ekspresi bagi seniman lokal, generasi muda, dan pelaku ekonomi kreatif. Atraksi yang dikemas apik ini menjadi cara kami menguatkan identitas budaya sekaligus memastikan tradisi tetap hidup dan relevan dengan zaman,” terangnya.

Atraksi yang bakal disuguhkan dalam Banyuwangi Attractions 2026 antara lain Tumpeng Sewu, Barong Ider Bumi, Gandrung Sewu (24 Oktober). Seblang Olehsari (23-29 Maret), Kebo-Keboan Alasmalang (28 Juni), dan Petik Laut Muncar (10 Juli).

Bagi pecinta olahraga juga bakal dapat sajian event yang bakal memacu adrenalin. Bagi penghobi sepeda ada Banyuwangi BMX Super Cross (27 Juni) dan Banyuwangi Ijen Geopark Downhill (19-20 September).

Selain olahraga sepeda, bagi pecinta olahraga lainnya juga bakal dimanjakan dengan event lainnya. Pecinta lari bakal disuguhi keindahan trek hijau nan eksotis pada Ijen Green Run/ Trail 2026 di tanggal 12 September.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono menjelaskan Banyuwangi Attractions bukan sekadar wisata, melainkan strategi pembangunan daerah.

Ia menguatkan budaya, menggerakkan ekonomi, membangun citra positif daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.

“Kami percaya, ketika budaya dijaga, olahraga digerakkan, dan lingkungan dirawat, maka pembangunan akan berjalan lebih berkelanjutan dan inklusif,” ujar Hartono. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa: Integrasi Trans Jatim Harus Mudahkan Penumpang sampai Tujuan Akhir

Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta Trans Jatim terintegrasi dengan feeder, angkutan lokal, terminal, dan stasiun agar ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Muslimat NU Jadi Penggerak Pembangunan dan Kesejahteraan Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak lebih dari 3.000 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat peran ...
KRONIK

Ina Ammania Ingatkan Guru Madrasah, AI Tak Bisa Gantikan Keteladanan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan guru madrasah agar tidak menyerahkan proses ...
SEMENTARA ITU...

Ski Air Ngawi Bidik 10 Emas di Popda Jatim XV 2026, Total Target 20 Medali

NGAWI – Cabang olahraga (cabor) ski air Kabupaten Ngawi membidik 20 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...