Kamis
14 Mei 2026 | 2 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Minta OPD Gunakan Mobil Listrik, Menjaga Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-30102025

SUMENEP – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa isu perubahan iklim bukan sekadar wacana global, melainkan tanggung jawab nyata pemerintah daerah yang harus dijawab melalui kebijakan konkret dan terukur.

Menurut Fauzi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep wajib menjadikan stabilitas lingkungan sebagai indikator penting dalam menilai kinerja dan perencanaan pembangunan.

“Perubahan iklim bukan isu elitis. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari cuaca ekstrem hingga ancaman ekologis. Karena itu, pemerintah daerah tidak boleh hanya bicara, tetapi harus bertindak,” ujar Fauzi, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, Pemkab Sumenep kini secara bertahap mengalihkan penggunaan kendaraan dinas berbasis energi listrik, baik mobil maupun sepeda motor. Kebijakan tersebut bukan simbol seremonial, melainkan pesan politik dan birokrasi bahwa perubahan harus dimulai dari dalam pemerintahan.

“Kami sengaja memulai dari kendaraan dinas. Pemerintah harus memberi contoh lebih dulu. Transisi energi tidak akan berhasil jika hanya dibebankan kepada masyarakat,” jelasnya.

Fauzi juga menegaskan, dirinya sehari-hari menggunakan mobil dinas listrik dalam aktivitas kedinasan. Ia menegaskan, efisiensi energi merupakan salah satu manfaat kebijakan tersebut. Yang lebih penting adalah perubahan paradigma pembangunan.

“Pembangunan tidak boleh lagi mengabaikan lingkungan. Kendaraan listrik adalah pintu masuk untuk mengubah cara pandang OPD terhadap transportasi, energi, dan masa depan daerah,” terangnya.

Fauzi juga mendorong penggunaan sepeda motor listrik di tengah masyarakat sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu menekan emisi gas buang sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya energi berkelanjutan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengungkapkan, keberhasilan kebijakan lingkungan tidak bisa berjalan sepihak. Sinergi antara OPD dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan ekosistem.

“Menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Jika pemerintah dan masyarakat berjalan searah, saya yakin Sumenep bisa tumbuh secara ekonomi tanpa kehilangan keseimbangan ekologisnya,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...