Rabu
12 Agustus 2026 | 5 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Minta OPD Gunakan Mobil Listrik, Menjaga Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-30102025

SUMENEP – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa isu perubahan iklim bukan sekadar wacana global, melainkan tanggung jawab nyata pemerintah daerah yang harus dijawab melalui kebijakan konkret dan terukur.

Menurut Fauzi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep wajib menjadikan stabilitas lingkungan sebagai indikator penting dalam menilai kinerja dan perencanaan pembangunan.

“Perubahan iklim bukan isu elitis. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari cuaca ekstrem hingga ancaman ekologis. Karena itu, pemerintah daerah tidak boleh hanya bicara, tetapi harus bertindak,” ujar Fauzi, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, Pemkab Sumenep kini secara bertahap mengalihkan penggunaan kendaraan dinas berbasis energi listrik, baik mobil maupun sepeda motor. Kebijakan tersebut bukan simbol seremonial, melainkan pesan politik dan birokrasi bahwa perubahan harus dimulai dari dalam pemerintahan.

“Kami sengaja memulai dari kendaraan dinas. Pemerintah harus memberi contoh lebih dulu. Transisi energi tidak akan berhasil jika hanya dibebankan kepada masyarakat,” jelasnya.

Fauzi juga menegaskan, dirinya sehari-hari menggunakan mobil dinas listrik dalam aktivitas kedinasan. Ia menegaskan, efisiensi energi merupakan salah satu manfaat kebijakan tersebut. Yang lebih penting adalah perubahan paradigma pembangunan.

“Pembangunan tidak boleh lagi mengabaikan lingkungan. Kendaraan listrik adalah pintu masuk untuk mengubah cara pandang OPD terhadap transportasi, energi, dan masa depan daerah,” terangnya.

Fauzi juga mendorong penggunaan sepeda motor listrik di tengah masyarakat sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu menekan emisi gas buang sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya energi berkelanjutan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengungkapkan, keberhasilan kebijakan lingkungan tidak bisa berjalan sepihak. Sinergi antara OPD dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan ekosistem.

“Menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Jika pemerintah dan masyarakat berjalan searah, saya yakin Sumenep bisa tumbuh secara ekonomi tanpa kehilangan keseimbangan ekologisnya,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Dorong Angkot Malang Jadi Feeder Resmi Trans Jatim

Ketua DPRD Kota Malang Amithya mendorong Pemkot melibatkan angkot eksisting sebagai feeder resmi Trans Jatim agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Sodorkan Lima Langkah Konkret Cegah dan Atasi PHK

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyodorkan lima langkah konkret untuk mencegah dan mengatasi PHK, termasuk sistem ...
KRONIK

Banteng DKI Jakarta Vs Jateng Skor 1:0, Talenta Muda Bermunculan

GRESIK – Banteng DKI Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jateng FC dalam lanjutan kompetisi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...