Selasa
13 Oktober 2026 | 11 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Tinjau Smart Farming di Manding, Dorong Peran Petani Milenial

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-20012026

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau kawasan smart farming hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Senin (19/1/2026). Kunjungan ini menegaskan optimisme pemerintah daerah terhadap masa depan pertanian berbasis teknologi.

Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, Fauzi melihat langsung green house milik Khalik, petani milenial setempat. Khalik mengembangkan budidaya melon dengan metode Machida, teknologi pertanian modern asal Jepang yang tengah diuji coba.

Metode Machida dinilai mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan. Dalam satu batang tanaman, melon dapat menghasilkan 20 hingga 30 buah dengan kualitas yang relatif seragam.

Di dalam green house, Fauzi meninjau berbagai aspek teknis, mulai dari sistem tanam, pengelolaan nutrisi, hingga perawatan tanaman. Ia juga ikut memanen dan mencicipi hasil panen melon.

“Ini bukan sekadar panen melon, tetapi panen harapan bagi masa depan pertanian Sumenep. Kualitasnya sangat baik, teksturnya renyah, manisnya pas, dan sudah memenuhi standar pasar modern,” ujar Fauzi.

Menurutnya, keunggulan metode Machida tidak hanya pada peningkatan hasil, tetapi juga efisiensi lahan serta konsistensi kualitas produksi. Hal tersebut menjadi solusi atas persoalan klasik pertanian konvensional.

“Jika diterapkan secara serius dan masif, pertanian kita tidak lagi bergantung pada cara lama. Ini contoh pertanian presisi yang menjawab tantangan zaman,” pria yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.

Fauzi juga mendorong Desa Kaseangan, khususnya Dusun Oro, diproyeksikan sebagai pusat pembelajaran smart farming bagi generasi muda. Kawasan tersebut diharapkan menjadi laboratorium hidup pertanian modern.

“Saya ingin tempat ini menjadi pusat pelatihan smart farming. Lahan yang sebelumnya tidak produktif harus berubah menjadi ruang belajar dan ruang usaha bagi milenial desa,” katanya.

Sementara itu, Katimker Penyuluh Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian RI wilayah kerja Kabupaten Sumenep, Dewo Ringgih, menilai penerapan metode Machida sebagai contoh nyata modernisasi pertanian berbasis teknologi.

“Metode Machida menekankan efisiensi produksi, kualitas hasil, dan pengendalian yang presisi. Ini wajah baru pertanian Indonesia yang terus kami dorong,” ujar Dewo.

Ia menambahkan, peran petani milenial menjadi faktor penting dalam transformasi sektor pertanian.

“Generasi muda lebih adaptif terhadap teknologi. Ini modal strategis untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...
KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...