MALANG – DPC Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Malang Raya menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) bersama di Kota Malang, Sabtu (17/1/2026). Konfercab serentak ini jadi momen penegasan PA GMNI dalam semangat berkolaborasi mewujudkan kedaulatan politik.
Forum Konfercab tersebut tak sekadar jadi seremonial, tapi juga menjadi momentum penguatan barisan intelektual organik dalam menjawab tantangan perjuangan melawan kemiskinan yang selaras dengan napas perjuangan PDI Perjuangan.
Ketua DPC PA GMNI Kota Malang, Subagyo, menegaskan bahwa alumni GMNI memiliki tanggung jawab moral demi kemaslahatan “Wong Cilik. “Ilmu dari kampus harus dikonversi menjadi solusi konkret yang berpihak pada rakyat,” tegas Subagyo.
Dia menekankan pentingnya transfer pengetahuan kepada kader muda agar politik advokasi tetap berpijak pada akar perjuangan Marhaenisme.
Sekretaris PA GMNI Jawa Timur dan anggota Komisi A DPRD Provinsi Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Saifuddin Zuhri, menyoroti kedaulatan politik yang masih tersandera oleh segelintir elit.

“Demokrasi harus dikembalikan pada nilai Pancasila dan musyawarah mufakat, bukan sekadar adu kekuatan modal. Kemerdekaan kita belum paripurna selama kemiskinan masih membelenggu rakyat,” ujar Saifuddin.
Senada dengan itu, Sekretaris DPC PA GMNI Kota Batu, Agung Suprojo, menyoroti tantangan budaya politik transaksional di masyarakat.
Menurutnya, pendidikan politik sejak dini adalah kunci untuk memutus rantai politik uang yang merusak tatanan birokrasi dan kedaulatan rakyat.
Konfercab ini menjadi sinyal kuat bahwa kekuatan intelektual nasionalis di Malang Raya tetap solid. Dengan mengedepankan integritas kepemimpinan dan moralitas organisasi, PA GMNI berkomitmen menjadi benteng Pancasila sekaligus mitra kritis pemerintah dalam memperjuangkan keadilan sosial.
Sinergi antara pemikiran akademis dan praktisi politik ini diharapkan mampu melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat, memperkuat posisi kaum nasionalis dalam kancah politik lokal maupun nasional. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











