Selasa
21 Juli 2026 | 6 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rijanto Minta Pejabat Pemkab Blitar Lebih Peka Sekaligus Beri Solusi Terhadap Persoalan

pdip jatim 251017 rijanto

BLITAR – Bupati Rijanto minta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Blitar lebih peka terhadap persoalan, khususnya terkait pelayanan publik, tanpa menunggu perintah.

Tak hanya peka, mereka juga harus memberikan solusi nyata atas persoalan tersebut.

“Pejabat tidak boleh pasif dan terbiasa menunggu perintah. Aparatur harus peka terhadap persoalan, bergerak cepat, dan menghadirkan solusi nyata, terutama dalam pelayanan publik,” tegas Rijanto.

Hal itu dia sampaikan saat melantik dan mengambil sumpah/janji 26 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Blitar di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Rabu (14/1/2026).

Rijanto pun mengingatkan pentingnya mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang selama ini diraih Pemerintah Kabupaten Blitar.

Namun dia menekankan bahwa predikat tersebut bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan agar semakin bersih, transparan, dan akuntabel.

Dia minta seluruh pejabat yang dilantik segera beradaptasi dengan tugas baru, memperkuat kolaborasi lintas sektor, menjaga loyalitas terhadap organisasi dan pimpinan, serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Kader Banteng ini menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dan promosi jabatan dilakukan tanpa praktik jual beli jabatan dalam bentuk apa pun. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip meritokrasi, profesionalisme, dan transparansi.

“Jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Amanah ini harus dijawab dengan kerja nyata dan tanggung jawab penuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.

Tantangan pemerintahan ke depan, sebutnya, semakin kompleks. Tingginya tuntutan pelayanan publik, dinamika kebijakan nasional, hingga kebijakan efisiensi anggaran menuntut aparatur bekerja lebih solid, inovatif, dan disiplin.

Dia menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Tahun 2026 menjadi tahun yang sangat strategis. Saya menargetkan realisasi belanja daerah berjalan optimal dan tepat waktu, pendapatan asli daerah terus meningkat, serta kinerja seluruh perangkat daerah mampu melampaui target yang telah ditetapkan,” jelas Rijanto. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...