Jumat
07 Agustus 2026 | 7 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Tegaskan Perlindungan Pengusaha, Satgas Anti Premanisme Siap Tindak Cepat

pdip jatim 260109 satgas anti preman ec

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pertemuan bersama Satgas Anti Premanisme dan Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran di Balai Kota, Jumat (9/1/2026).

“Hari ini kami mengundang perwakilan pengusaha-pengusaha bertemu bersama jadi saya ingin menyampaikan kepada mereka untuk disampaikan kepada seluruh anggotanya bahwa ketika mereka membuka tempat usaha dan mereka merasa terintimidasi, tidak aman, tidak nyaman di semua bidang apakah dalam hal pembangunannya, perparkirannya atau dalam hal apapun maka bisa langsung disampaikan kepada Satgas Penanganan Premanisme,” ujar Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

Walikota Eri menyampaikan bahwa penanganan premanisme menjadi salah satu prioritas Pemkot Surabaya demi menciptakan suasana yang nyaman bagi pelaku usaha di Kota Pahlawan.

“Penanganan Premanisme ini terdiri dari semua Forkopimda yang ada di kota Surabaya, jadi ketika lapor maka kami turunnya langsung bersamaan
maka prosesnya sangat cepat,” ujarnya.

“Maka itulah 2 kali 24 jam itu harus sudah selesai dan tertangkap. Kami bergerak seperti itu dan itulah yang saya harapkan,” imbuhnya.

Cak Eri, sapaan akrabnya menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya atas tindakan yang akan diambil oleh Satgas Penanganan Premanisme.

“Jangan punya pikiran lagi bahwa Satgas Penanganan Premanisme ini nanti ada biaya yang keluar, tidak ada,” tegasnya.

Penanganan premanisme menjadi hal penting sebagai langkah timbal balik atas pengusaha yang telah menjadi tonggak perekonomian Kota Surabaya.

“Tugas kami adalah menjaga keamanan dan menjaga kenyamanan untuk pengusaha yang ada di kota Surabaya. Karena apa? Pengusaha di Kota Surabaya ini juga memberikan pembayaran pajaknya. Pembayaran pajak digunakan untuk apa? Untuk sekolah gratis, untuk kesehatan gratis, untuk membangun rumah tidak layak huni,” tuturnya.

Sehingga harapannya dengan adanya Satgas Penanganan Premanisme dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi para pelaku usaha.

“Karena itulah kami akan menjaga keamanan itu agar mereka merasa nyaman. Jangan sampai mereka sudah membantu pemerintah tapi mereka merasa tidak aman, tidak nyaman, karena pemerintah tidak hadir di sana,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Rijanto: Blitaria Expo Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan Festival Manggih Raharjo Blitaria Expo bukan sekadar perayaan Hari Jadi ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Dialog Terbuka untuk Selesaikan Sengketa Aset PT KAI di Pasar Turi

Komisi A DPRD Surabaya mendorong penyelesaian sengketa aset PT KAI di Pasar Turi melalui dialog terbuka, ...
KRONIK

Harga Telur di Magetan Merosot Gegara Overproduksi, Dibahas di Kantor Polisi

MAGETAN – Anjloknya harga telur ayam ras akibat kelebihan produksi (oversupply) di Kabupaten Magetan, memicu ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Percepat Regenerasi, Wajibkan Keterlibatan Gen Z di Struktur Ranting

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar mewajibkan keterlibatan Gen Z dalam kepengurusan ranting sebagai strategi regenerasi ...
KRONIK

Silaturahmi dengan Keluarga Besar MAN Sumenep, Hj. Ansari: Suara Para Guru Sangat Penting

SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, pada ...
EKSEKUTIF

Tekan Timbulan Sampah ke TPA Benowo, Eri Cahyadi Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota ...