Senin
29 Juni 2026 | 1 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Jadi Contoh Pemimpin Khas PDI Perjuangan

pdip-jatim-mega-risma-di-taman-harmoni-sby

pdip-jatim-mega-risma-di-taman-harmoni-sbyJAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Wali Kota Tri Rismaharini adalah sosok yang mampu menjabarkan harapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Surabaya.

“Ibu Mega selalu berpendapat, bahwa Risma mampu menjabarkan apa yang beliau harapkan,” kata Hasto Kristiyanto, Jumat (19/8/2016).

Dia mencontohkan harapan tersebut adalah kemampuan Risma menjadikan Surabaya menjadi kota yang ramah lingkungan dan asri oleh pepohonan. Megawati pun selama ini punya kecintaan terhadap lingkungan.

“Karena Ibu Mega sangat cinta tanaman dan cinta lingkungan. Bayangkan di tempat Ibu Mega sendiri daun-daun yang berguguran dijadikan kompos. Sehingga tiap jengkal tanah beliau bermanfaat karena ditanami tumbuhan yang bermanfaat. Sehingga Bu Risma mampu menjabarkan itu,” ujar Hasto.

Risma, sebut Hasto, juga menjadi contoh pemimpin khas PDIP yang selalu berpihak pada wong cilik. Selain itu, Risma juga mampu membangun ruang publik untuk masyarakat dan sosok pemimpin yang manusiawi.

“Bu Risma menunjukkan gambaran politik yang sangat manusiawi dengan membangun ruang-ruang publik bagi masyarakat dan kekuasaan yang berpihak pada wong cilik. Itu merupakan model pemimpin yang terus diusung PDIP,” ucapnya.

Menurut Hasto, setiap pemimpin punya tanggung jawab dan tugasnya masing-masing. Pihaknya menghormati apa yang disampaikan Risma terkait Pilkada DKI Jakarta.

“Tapi sekali lagi, ini semua kan masih berproses, dan proses ini belum final pada sebuah keputusan politik. Hanya saja, pertemuan Ibu Mega dengan Gubernur Ahok kemarin membawa suasana yang lebih positif karena Pak Ahok juga sebagai gubernur. Dan inilah jadi bagian pertimbangan DPP PDIP,” jelasnya.

Tri Rismaharini sendiri mengaku ikhlas bila akhirnya Megawati Soekarnoputri mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilkada DKI Jakarta.

“Aku ikhlas. Kenapa tidak ikhlas, wong itu nggak ada hubungannya sama aku,” ujar Risma kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Kamis. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Magetan Diartikan Rocky Gerung: Marhaen Geregetan

MAGETAN – Akademisi Rocky Gerung datang di Magetan, Minggu (28/6/2026). Kesenian Reog Ponorogo menyambut kedatangan ...
KRONIK

Gus Falah: Regulasi Tegas Terhadap LGBT Selaras dengan Pancasila ‎

‎JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru, menyatakan bahwa regulasi yang memuat sanksi hukum ...
KABAR CABANG

Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di DPC Magetan

MAGETAN – Dalam rangka memeriahkan Puncak Bulan Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

Festival Mural Selesai, Kantor DPC Lamongan Bagai Galeri Seni Nasionalisme

LAMONGAN – Festival Mural Bulan Bung Karno 2026 digelar DPC PDI Perjuangan Lamongan berakhir Minggu (28/6/2026) ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Bekali Gen Z Keterampilan Make Up untuk Buka Peluang Usaha

PDI Perjuangan Kota Blitar membekali perempuan Gen Z dengan keterampilan make up modern sebagai bekal berwirausaha ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Napak Tilas Sejarah Hubungan Bung Karno dan KH Baidhowi, Lasem

BOJONEGORO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten ...