Sabtu
26 September 2026 | 7 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Tinjau Banjir dan Longsor di Dua Kecamatan, Siapkan Langkah Pencegahan

PDIP-Jatim-Ipuk-di-Lokasi-Banjir-25112025

BANYUWANGI – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Banyuwangi selatan, pada Sabtu (22/11/2025) sore, menyebabkan banjir di sejumlah tempat. Ada enam desa yang ada di Kecamatan Siliragung dan Kecamatan Pesanggaran terdampak.

Desa yang terdampak ada empat desa berada di Kecamatan Siliragung, yakni Buluagung, Siliragung, Semporejo, dan Kesilir. Dua desa lainnya di Kecamatan Pesanggaran, yaitu Sumberagung dan Sumbermulyo.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, segera melakukan sejumlah tindakan. “Intensitas hujannya memang tinggi ratusan rumah warga tergenang,” ujar Ipuk saat datang ke lokasi banjir, pada Minggu (23/11/2025).

Ia mendatangi sejumlah rumah warga. Salah satunya rumah milik Madori (44) di Dusun Krajan, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. Dapurnya rusak imbas pondasinya tergerus banjir.

Selain mengupayakan perbaikan bangunan warga yang rusak, Ipuk juga menyerahkan bantuan sembako yang dibutuhkan warga terdampak.

Politisi PDI Perjuangan itu juga meninjau SDN 3 Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran yang terdampak banjir. Pasca kejadian, para siswa dan guru dibantu petugas gabungan dari Pemkab Banyuwangi melakukan pembersihan.

“Memang permasalahanya ada di drainase dan juga ada di sungai,” tutur Ipuk.

Ipuk memerintahkan kepada BPBD dan Dinas PU Pengairan Banyuwangi untuk segera melakukan intervensi yang terukur. Salah satunya dengan normalisasi sungai.

“Saya perintahkan dinas terkait untuk membersihkan semua drainase yang ada di pinggir jalan (lokasi terdampak banjir), agar alirannya lancar ketika hujan,” jelasnya.

Selain itu, Ipuk juga ke titik longsoran di Gunung Gamping. Sejak pagi warga bersama petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran bersama BPBD, dan Dinas PU Pengairan melakukan pembersihan di lokasi.

Laporan dari BPBD, di Gunung Gamping ini sudah terjadi longsoran berulang. Karena lahan yang dulunya berupa tanaman keras, sekarang ditanami pohon pisang.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak perhutani, segera akan ditanam lagi tanaman keras. Sehingga nanti bisa menguatkan lagi struktur tanahnya yang ada di sini,” terangnya.

Kapela pelaksana BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto, menambahkan, ada 739 KK terdampak banjir di enam desa tersebut.

“Hanya satu rumah yang dapurnya ambruk. Lainnya terdampak genangan air yang masuk ke dalam rumah. Tim gabungan telah membantu melakukan pembersihan pasca banjir, termasuk penanganan longsor di Gunung Gamping,” kata Danang. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Malam Ketika Para Penari Tayub Diwisuda, Merawat Warisan Leluhur Trenggalek

ALUNAN gamelan terdengar mengalun di tengah keheningan malam. Irama musik tradisional itu berpadu dengan gerak ...
OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...