Minggu
19 April 2026 | 1 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Tinjau Banjir dan Longsor di Dua Kecamatan, Siapkan Langkah Pencegahan

PDIP-Jatim-Ipuk-di-Lokasi-Banjir-25112025

BANYUWANGI – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Banyuwangi selatan, pada Sabtu (22/11/2025) sore, menyebabkan banjir di sejumlah tempat. Ada enam desa yang ada di Kecamatan Siliragung dan Kecamatan Pesanggaran terdampak.

Desa yang terdampak ada empat desa berada di Kecamatan Siliragung, yakni Buluagung, Siliragung, Semporejo, dan Kesilir. Dua desa lainnya di Kecamatan Pesanggaran, yaitu Sumberagung dan Sumbermulyo.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, segera melakukan sejumlah tindakan. “Intensitas hujannya memang tinggi ratusan rumah warga tergenang,” ujar Ipuk saat datang ke lokasi banjir, pada Minggu (23/11/2025).

Ia mendatangi sejumlah rumah warga. Salah satunya rumah milik Madori (44) di Dusun Krajan, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. Dapurnya rusak imbas pondasinya tergerus banjir.

Selain mengupayakan perbaikan bangunan warga yang rusak, Ipuk juga menyerahkan bantuan sembako yang dibutuhkan warga terdampak.

Politisi PDI Perjuangan itu juga meninjau SDN 3 Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran yang terdampak banjir. Pasca kejadian, para siswa dan guru dibantu petugas gabungan dari Pemkab Banyuwangi melakukan pembersihan.

“Memang permasalahanya ada di drainase dan juga ada di sungai,” tutur Ipuk.

Ipuk memerintahkan kepada BPBD dan Dinas PU Pengairan Banyuwangi untuk segera melakukan intervensi yang terukur. Salah satunya dengan normalisasi sungai.

“Saya perintahkan dinas terkait untuk membersihkan semua drainase yang ada di pinggir jalan (lokasi terdampak banjir), agar alirannya lancar ketika hujan,” jelasnya.

Selain itu, Ipuk juga ke titik longsoran di Gunung Gamping. Sejak pagi warga bersama petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran bersama BPBD, dan Dinas PU Pengairan melakukan pembersihan di lokasi.

Laporan dari BPBD, di Gunung Gamping ini sudah terjadi longsoran berulang. Karena lahan yang dulunya berupa tanaman keras, sekarang ditanami pohon pisang.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak perhutani, segera akan ditanam lagi tanaman keras. Sehingga nanti bisa menguatkan lagi struktur tanahnya yang ada di sini,” terangnya.

Kapela pelaksana BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto, menambahkan, ada 739 KK terdampak banjir di enam desa tersebut.

“Hanya satu rumah yang dapurnya ambruk. Lainnya terdampak genangan air yang masuk ke dalam rumah. Tim gabungan telah membantu melakukan pembersihan pasca banjir, termasuk penanganan longsor di Gunung Gamping,” kata Danang. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...