Rabu
12 Agustus 2026 | 12 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reforma Agraria, Wabup Lumajang Serahkan 707 Sertifikat Tanah untuk Warga

IMG-20251120-WA0055_copy_460x287

LUMAJANG – Sebanyak 707 sertifikat tanah diserahkan Pemkab Lumajang kepada perwakilan warga, Kamis (20/11/2025).

Dari jumlah itu, rinciannya, 319 sertifikat tanah untuk warga Desa Burno dan 388 sertifikat tanah untuk warga Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro.

Penyerahan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan reforma agraria, memperkuat keadilan sosial, serta membangun fondasi ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa program redistribusi tanah bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan strategi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“Dengan kepastian hukum atas tanah, warga memiliki dasar kuat untuk mengelola lahan secara produktif, mengakses permodalan, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Mas Yudha menekankan bahwa kepemilikan sertifikat memberikan rasa aman, harga diri, dan kesempatan bagi warga untuk merencanakan masa depan. Terutama bagi masyarakat Desa Burno dan Kandangtepus yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan kehutanan, legalitas tanah menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan ekonomi.

Penyerahan dilakukan di dua lokasi berbeda: wisata Siti Sundari untuk Desa Burno dan Bumi Perkemahan Glagaharum untuk Desa Kandangtepus. Langkah simbolis ini menegaskan bahwa kepemilikan tanah diakui negara dan dapat dimanfaatkan sebagai aset strategis untuk pembangunan masyarakat.

Lebih jauh, Mas Yudha mengingatkan bahwa sertifikat bukan sekadar dokumen, tetapi amanat sosial dan ekonomi.

“Sertifikat ini memberi kekuatan hukum sekaligus tanggung jawab untuk memanfaatkan tanah secara bijak. Jangan mudah menjualnya tanpa pertimbangan jangka panjang, tetapi gunakan untuk kegiatan produktif yang memperkuat ekonomi keluarga dan desa,” ujarnya.

Penyerahan sertifikat ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat keadilan sosial. Dengan redistribusi tanah, ketimpangan kepemilikan lahan dapat dikurangi, sementara warga mendapatkan kepastian hukum yang memungkinkan mereka mengembangkan lahan untuk usaha produktif, pertanian berkelanjutan, atau kegiatan ekonomi lainnya.

Program redistribusi tanah di Senduro menegaskan peran pemerintah sebagai fasilitator keadilan dan pembangunan. Kepastian hukum yang diberikan membuka peluang masyarakat untuk berinovasi, mengembangkan lahan secara produktif, serta meningkatkan kapasitas ekonomi lokal yang berdampak jangka panjang.

Dengan langkah strategis ini, diharapkan Desa Burno dan Kandangtepus dapat menjadi contoh bagaimana reforma agraria tidak hanya memberi hak kepemilikan, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...