Rabu
22 Juli 2026 | 1 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masyarakat Keluhkan Polusi Debu PG Krebet Baru, DPRD Kabupaten Malang Rekomendasikan Ini

pdip jatim 251027 rdp pg krebet baru

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memberi solusi terhadap permasalahan dampak polusi yang dialami masyarakat atas aktivitas Pabrik Gula (PG) Krebet Baru di Kecamatan Bululawang.

Solusi ini didapat usai DPRD Kabupaten Malang menggelar audiensi bersama perwakilan warga serta PG Krebet Baru, Rabu (22/10/25) lalu. Agenda ini dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Tantri Bararoh.

Diketahui, selama ini polusi debu menjadi ‘santapan’ sehari-hari warga sekitar PG. Selain limbah debu yang mengganggu, masyarakat juga mengeluh terkait keberadaan truk tebu yang parkir sembarangan.

Hasil pertemuan, Tantri menjelaskan jika pihaknya telah menelurkan sejumlah rekomendasi. Pertama, DPRD bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, perwakilan warga dan PG Krebet Baru untuk berkoordinasi dengan DLH Provinsi Jawa Timur.

“Ini karena masalah polusi debu itu kewenangannya ada di DLH Provinsi Jatim. Nanti kami akan bersama untuk berkoordinasi supaya permasalahan ini bisa segera terselesaikan,” jelas Tantri, Senin (27/10/2025).

Rekomendasi kedua, ungkap politisi PDI Perjuangan itu, dewan mendorong PG Krebet Baru Bululawang segera melakukan pemasangan alat penangkap debu. Di mana alat ini akan dipasang saat masa perawatan mesin dan bisa difungsikan saat musim giling 2026 nanti.

Rekomendasi ketiga, pihaknya minta PG Krebet Baru melakukan pengawasan pada kendaraan truk yang mengangkut tebu. Truk yang tidak layak pakai, supaya tidak beroperasi karena sangat penting untuk keselamatan bersama.

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan juga mengeluarkan satu rekomendasi untuk PG Krebet Baru Bululawang terkait penyaluran CSR. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, minta penyaluran CSR dari PG Krebet Baru Bululawang dirupakan mobil siaga untuk warga.

“Mobil siaga untuk pelayanan kesehatan masyarakat yang jauh lebih penting manfaatnya dibanding bentuk CSR lainnya. Sebab masyarakat yang membutuhkan kendaraan ketika dalam kondisi mendesak, bisa terbantu dengan adanya mobil siaga yang ada di desa,” tegasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...