Senin
17 Agustus 2026 | 8 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fuad Soroti Dugaan Pelanggaran PHK dan Tunggakan Gaji Eks Karyawan PT Kasa Husada Wira Jatim

pdip-jatim-250429-fuad

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Bernardi, menyoroti serius dugaan pelanggaran terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tunggakan gaji mantan karyawan PT Kasa Husada Wira Jatim, salah satu perusahaan berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jatim.

Fuad mengungkapkan, persoalan ini sudah menjadi perhatian DPRD Jatim sejak lama. Dia menilai, kondisi keuangan perusahaan yang dikabarkan mengalami kerugian hingga Rp50 miliar menimbulkan tanda tanya besar.

“Ini hal yang aneh. PT Kasa Husada bukan perusahaan baru, bahkan produknya sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka. Produknya terkenal dan banyak digunakan di rumah sakit, bahkan saya sendiri kalau beli di apotek sering pilih produk Kasa Husada,” ujar Fuad usai rapat paripurna DPRD Jatim, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, dengan pasar yang sudah jelas dan produk yang dikenal luas, kerugian besar tersebut menandakan adanya masalah serius dalam tata kelola organisasi perusahaan, baik di tingkat direksi maupun komisaris.

“Kalau pasar sudah ada tapi tetap merugi, berarti ada yang salah di manajemennya. Direksi dan komisaris harus dievaluasi karena kinerjanya tidak bagus. Begitu juga dengan induk perusahaannya, PT Panca Wira Usaha (PWU), yang selama ini performanya kurang optimal,” tegas putra sulung mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ini.

Dia menambahkan, kontribusi BUMD di Jawa Timur terhadap pendapatan asli daerah (PAD) masih jauh dari harapan.

“Setoran dividen dari PWU itu sangat rendah. Kalau dibandingkan dengan Jawa Tengah, selisihnya jauh sekali. Lebih dari 90 persen setoran dividen Jatim itu hanya dari Bank Jatim. BUMD lain masih banyak yang minus,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi C DPRD Jatim akan memanggil seluruh direksi BUMD, termasuk PWU dan Kasa Husada, dalam rapat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026 yang akan digelar di Jakarta.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi alasan untuk minta penyertaan modal dengan dalih kerugian. Direksi dan komisaris harus punya inisiatif, sinergitas, dan kreativitas. Buat apa digaji kalau tidak bisa berpikir untuk memajukan perusahaan,” pungkas politisi PDI Perjuangan ini. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hening dan Khidmat, Bupati Lukman Pimpin Penghormatan Suci bagi Pahlawan Bangsa

BANGKALAN – Hening dan khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Bangkalan. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Wakil ...
KRONIK

Malam Tiba di Flores, Risma dan Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa

MANGGARAI BARAT – Jajaran DPP PDI Perjuangan tidak menunggu pagi untuk menemui warga terdampak gempa di Flores, ...
KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...