Sabtu
13 Juni 2026 | 10 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terima Audiensi Madas, PDI Perjuangan Jatim Akan Panggil Oknum DPRD Bangkalan

PDIP-Jatim-Edison-09102025

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) akan segera memanggil oknum DPRD Bangkalan terkait dugaan kekerasan yang dilakukan pada jurnalis saat meliput di kantor DPRD.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Bidang I BSPN PDI Perjuangan Jatim, Abdi Edison, usai menerima audiensi dari perwakilan Dewan Pimpinan Pusat Ormas Madura Asli (DPP Madas) di kantor DPD, Kamis (9/10/2025).

“Nanti DPD akan melakukan klarifikasi pada terduga, sehingga DPD bisa mengambil keputusan dan mendapatkan sumber dari dua pihak biar balance,” ujarnya saat ditemui usai audiensi.

Seperti diketahui, sebelumnya anggota Madas melaporkan Wakil Ketua DPRD Bangkalan H. Fatkhurrahman atas dugaan kekerasan terhadap salah satu jurnalis yang bertugas. H. Fatkhurrahman diduga menjambak dan mencekik leher bagian belakang jurnalis.

Para demonstran pun mendatangi kantor DPD pada Kamis (9/10/2025) untuk meminta keadilan. Sekira 20 orang menggeruduk halaman kantor PDI Perjuangan Jatim. Meminta partai menindak tegas, memecat dan melakukan PAW pada pelaku.

Atas hal ini, Edison menyebut, aspirasi akan ditampung sepenuhnya. Sebagai partai yang lahir di era reformasi, PDI Perjuangan sangat terbuka dengan kritik. Pihaknya berpegang pada pilar-pilar demokrasi. Bergerak untuk rakyat dan kemajuan bersama.

Untuk itu, pemanggilan pada salah satu kader PDI Perjuangan tersebut akan dilakukan. Namun, mengingat tuntutan yang diajukan, lanjutnya, partai tak ingin terburu-buru. Pihaknya harus mendengarkan dua pihak untuk memutuskan tindak lanjutnya.

“PDI Perjuangan Jawa Timur ini sangat terbuka terhadap kritik. Lebih-lebih itu disampaikan oleh warga yang tujuannya tentu saja untuk kemajuan bersama,” tuturnya.

Ditanya terkait waktu pemanggilan, Edison menyebut hal itu akan dikabarkan secepatnya. “Terkait pemanggilan apakah dalam waktu dekat atau tidak nanti kita kabari lagi,” sebutnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan pendemo turut mengungkapkan aspirasinya. Dalam orasi di halaman kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, para orator menyuarakan tuntutan PAW untuk segera dilakukan.

Pihaknya tak ingin warga Bangkalan dipimpin wakil rakyat yang abusive, dan menyengsarakan rakyat.

“Satu permintaan kita, dia harus di-PAW agar publik figur seperti ini tidak sampai merusak Bangkalan dan merusak citra PDI Perjuangan. Karena itu sudah masuk pasal penganiayaan,” ujar salah satu orator.

“Menghalang-halangi dan mengintimidasi jurnalis. Saya ingin pemilihan kader harus betul-betul selektif dan berempati pada rakyat. Bukan malah mengintimidasi rakyat. Saya kecewa banget,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ziarah Bung Karno dan Peresmian Hasil Renovasi Istana Gebang, Banteng Blitar Siapkan Penyambutan Megawati

BLITAR – Menjelang kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Blitar pada 14-15 Juni 2026, DPC ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Surabaya Siapkan Kader Gen Z Hadapi Era Politik Digital

DPC PDI Perjuangan Surabaya menggelar Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KABAR CABANG

231 Pengurus PAC Se-Lumajang Dilantik, Komposisi Kader Gen Z dan Perempuan Capai 78 Persen

LUMAJANG – DPC PDI Perjuangan Lumajang menggelar proses pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan ...
HEADLINE

Puncak Bulan Bung Karno 2026, Megawati Resmikan Hasil Renovasi Istana Gebang di Blitar

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Blitar pada ...
KABAR CABANG

Warga Sumberbiru Berterima Kasih, PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih Saat Kemarau

Warga Dusun Sumberbiru, Bondowoso, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih dan sembako dari DPC PDI ...
KABAR CABANG

Pagelaran Wayang “Wahyu Pancasila” Diserbu Ribuan Warga Bumi Bung Karno 

Ribuan warga memadati pagelaran wayang kulit “Wahyu Pancasila” di Kelurahan Kaweron, Talun, Blitar. Guntur Wahono ...