Kamis
13 Agustus 2026 | 11 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Tetap Pertahankan Kampung di Tengah Kota

pdip-jatim-risma-di-kampung-ketandan

pdip-jatim-risma-di-kampung-ketandanSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengungkapkan, Executive Director of the United Nations Human Settlements Programme (UN-Habitat) Joan Clos sempat meragukan kebijakan tentang perkampungan.

Menurut Risma, semula Joan ragu dengan kebijakan tentang perkampungan yang dianggap hal tersebut adalah kebijakan pemerintah pusat. “Dikira kebijakan pemerintah pusat nasional, saya bilang bukan. Itu kebijakan daerah,” kata Risma kepada wartawan di lobi Hotel JW Marriott, kemarin.

Kader PDI Perjuangan ini mengatakan, kebijakan memindah kampung tidak semudah yang dibayangkan, kecuali ada kemauan sendiri dari warga. “Memang tidak bisa konsepnya dihancurkan lalu dipindah, konsep pemukiman tapi bagaimana mengangkat dan sudah dilakukan di Surabaya,” ungkap dia.

Sebelumnya, Risma menyatakan akan tetap mempertahankan kampung-kampung yang lokasinya di tengah kota dan dikelilingi pusat bisnis. Hal tersebut diungkapkan Risma saat meresmikan peresmian Balai Budaya Cak Markeso di Kampung Ketandan, Rabu (27/7/2016) sore.

Menurut dia, Kota Surabaya juga terbangun karena adanya kampung kampung, salah satunya Kampung Ketandan yang berada di pusat jantung Kota Pahlawan.

“Kampung di tengah kota, saya akan berusaha mempertahankan. Surabaya terbentuk karena kampung kampung,” jelasnya.

Menurut dia, Ketandan yang berada di jantung Kota Surabaya itu menjadi bukti bahwa kondisi kampung sudah berubah, yaitu menjadi ruang yang lebih positif dan interaktif.

“Jadi, kampung itu tidak selamanya kumuh dan negatif,” ujar Risma, yang memamerkan Kampung Ketandan kepada peserta Prepcom 3 Habitat.

Wali kota dua periode ini juga mendapat tugas khusus dari Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk berbagi pengalaman dengan Wali Kota Myanmar, Maung Maung Soe. Sebab, Maung berencana memindahkan beberapa kampung di daerahnya ke lokasi lain.

“Saya mendapatkan pesan khusus dari PBB untuk berbagi pengalaman dan menjelaskan kepada salah satu wali kota itu,” ungkapnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...
KRONIK

Lomba Nyo’on Geddeng hingga Makan Pisang, Cara Seru Hj. Ansari Rawat Kebersamaan Warga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menggelar senam bersama dan berbagai lomba agustusan ...