Kamis
04 Juni 2026 | 12 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Yakini SPPG Pelaksana MBG di Jember Belum Punya SLHS

pdip-jatim-250217-widarto-1

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Widarto, S.S meyakini pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG) oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Jember masih belum memiliki sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS).

Program MBG yang dicanangkan l Presiden RI itu, kata Widarto, masih berjalan di Kabupaten Jember. Program prioritas itu, sebutnya, wajib didukung seluruh perangkat pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Kami meyakini masih belum ada yang memiliki sertifikat itu, apalagi sertifikat keamanan pangan bagi hampir seluruh SPPG di Jember,” ungkapnya Widarto di ruang kerjanya, Selasa (7/10/2025).

Karena itu, ungkapnya, muncul masalah soal menu MBG seperti di SD Bintoro 5. Pasalnya, sebut Widarto, tata kelola MBG masih banyak kekurangan. Padahal, SPPG itu adalah bagian dari quality control MBG yang harus dipenuhi.

“Karena jika hal ini (SLHS) diurus pasti akan mendapatkan visitasi, uji petik dan memastikan apakah standarnya sesuai, pengolahannya sesuai. Nah, ini menjadi pertanyaan kenapa kok belum?” tanya dia.

Sebagai program andalan menyiapkan generasi emas 2045, lanjut Widarto, seharusnya SPPG memastikan terpenuhinya gizi MBG secara baik. Mekanisme tahapan SPPG harus dijalankan.

“Memang MBG ini menjadi naungan dari BGN, dan proses tata kelolanya akan turun minggu-minggu ini. Maka ini saja belum ada aturan yang jelas terkait tata kelolanya,” sebutnya.

Dan yang tak kalah penting terkait menu MBG yang disajikan, Widarto mengimbau agar penyajian menunya makanan yang mudah dikenali siswa. Sehingga meskipun menu harus bervariasi tetapi syarat makanan halal, dan syarat penuh gizi adalah utama.

“Menu memang harus bervariasi, tetapi tetap dengan standart gizi yang baik. Dicek gizinya, jangan latah dengan menyajikan makanan yang kami dengar kemarin seperti burger, spageti,” papar Widarto.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu sebelumnya, diduga ada pembagian makanan MBG basi di SD Bintoro 5, Kelurahan/Kecamatan Patrang. Pihak penyedia mengklarifikasi bahwa dugaan basi itu disebabkan aroma cuka yang dicampurkan pada sajian makanan saat itu. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...