Rabu
12 Agustus 2026 | 1 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Sosialisasi Akses Permodalan, Erma Ajak Pelaku UMKM Tulungagung Kuasai Pasar

PDIP-Jatim-Erma-Susanti-20092025

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menggelar sosialisasi akses permodalan bersama Bank UMKM Jatim di Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut, pada Sabtu (20/9/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Tulungagung, khususnya Kecamatan Ngunut untuk menguasai pasar lokal maupun luar daerah.

“UMKM harus bisa bersaing untuk mendapatkan pasar luar maupun pasar lokal, apalagi tidak ada pembatasan perdagangan,” ujar Erma.

Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini juga menjelaskan terkait kondisi makro perekonomian di Provinsi Jawa Timur. Target pertumbuhan ekonomi 5 hingga 6 persen, tambah dia, harus diwujudkan dengan rasa optimis, meskipun tetap mempertimbangkan dinamika ekonomi global seperti geopolitik, moneter, dan lain-lain.

“Sekian investasi pendongkrak utama pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi, mengingat keunggulan ekonomi Indonesia selain SDA, SDM dan pasar yang merupakan penduduk terbesar ketiga,” ungkapnya.

Erma menegaskan, perkembangan investasi harus menjadi bagian terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan, yaitu sektor UMKM.

Sebab, sektor UMKM merupakan urat nadi perekonomian rakyat, maka harus ada upaya-upaya untuk meningkatkan daya saing di sektor tersebut.

“Di tingkat Nasional, mayoritas pelaku usaha kita sebesar 98 persen adalah sektor UMKM, dan menyumbang PDB (Produk Domestik Bruto) sebesar 61 persen,” tegasnya.

Sektor UMKM juga menjadi andalan dalam penyerapan tenaga kerja yaitu 97 persen dari total tenaga kerja, serta menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, sebut Erma, juga sangat dipengaruhi kekuatan sektor UMKM. Jumlah pelaku UMKM di Jawa Timur saat ini mencapai 9,7 juta UKM dan menyumbang 57,52 persen PDRB Jatim.

“UMKM di Jawa Timur menyerap 95 persen tenaga kerja, dan menjadi andalan di tengah gelombang PHK oleh industri akibat pandemi,” ungkapnya.

Menurutnya, pertumbuhan UMKM di Jawa Timur justru mengalami peningkatan di masa pandemi yaitu mencapai rata-rata 414 ribu per tahun. Hal tersebut menjadi satu bukti bahwa UMKM menjadi penyangga perekonomian di situasi krisis.

Seperti diketahui, kegiatan sosialisasi akses permodalan dilaksanakan bersama Bank UMKM Jawa Timur dan dihadiri oleh pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Ngunut. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...