Sabtu
05 September 2026 | 10 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lepas Kontingen PMR Bangkalan ke Ajang Jumbara, Ini Pesan Bupati Lukman untuk Peserta

PDIP-Jatim-Lukman-Hakim-17092025

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memberangkat kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Bangkalan yang akan mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR X PMI Jawa Timur yang akan berlangsung di Gresik pada 17-21 September 2025.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melepas langsung 46 pelajar dari berbagai sekolah di Bangkalan – 13 peserta tingkat Mula, 18 Madya, dan 16 Wira.

“Teman-teman yang ikut Jumbara ini nantinya, setelah kembali ke Bangkalan, bisa menjadi teladan,” ujar Lukman saat acara pemberangkatan peserta Jumbara di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (16/9/2025).

BACA JUGA: Bupati Lukman Lepas Kafilah MTQ, Siapkan Penghargaan untuk Peserta Berprestasi

“Mengajak teman-temannya, keluarganya dan lingkungannya untuk bersama-sama peduli pada kemanusiaan. Itu yang paling penting,” lanjut politisi PDI Perjuangan ini.

Lukman menambahkan, keikutsertaan Bangkalan bukan sekadar partisipasi, melainkan juga proses pembentukan karakter generasi muda yang peduli.

“Ke depan, kami berharap Bangkalan bisa menjadi tuan rumah Jumbara. Dengan begitu, kita bisa mengenalkan Bangkalan sekaligus membangun semangat kemanusiaan yang lebih luas,” terangnya.

Sementara Miftahol, orangtua Tasya Kamila, salah satu peserta Jumbara, menceritakan bahwa anaknya dua bulan penuh mengisi harinya dengan latihan.

BACA JUGA: Puluhan Pelajar Ponorogo Ikut Jumbara, Bupati Sugiri Angkat Bicara

Pagi maupun sore, gadis muda asal Bangkalan itu membiasakan dirinya berdisiplin, menyesuaikan jadwal belajar di madrasah dengan agenda latihan demi membawa nama baik daerahnya.

“Kalau pagi itu biasanya pas hari libur, kalau hari biasa latihan sore, jam 4 atau jam 2 sampai selesai. Bahkan kadang harus izin dari kegiatan madrasah. Tapi memang semua dilakukan dengan fokus,” ujar Miftahol.

Ia menuturkan, awalnya Tasya masih bingung dengan kegiatan PMI. Berkat bimbingan dan pelatihan rutin dari PMI Bangkalan, Tasya mulai beradaptasi dan memahami esensi dari kegiatan kemanusiaan.

“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai paham. Yang terpenting, kegiatan ini sangat positif karena melatih anak-anak sejak dini untuk peduli pada kemanusiaan,” jelasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...