Jumat
23 Oktober 2026 | 1 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lepas Kontingen PMR Bangkalan ke Ajang Jumbara, Ini Pesan Bupati Lukman untuk Peserta

PDIP-Jatim-Lukman-Hakim-17092025

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memberangkat kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Bangkalan yang akan mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR X PMI Jawa Timur yang akan berlangsung di Gresik pada 17-21 September 2025.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melepas langsung 46 pelajar dari berbagai sekolah di Bangkalan – 13 peserta tingkat Mula, 18 Madya, dan 16 Wira.

“Teman-teman yang ikut Jumbara ini nantinya, setelah kembali ke Bangkalan, bisa menjadi teladan,” ujar Lukman saat acara pemberangkatan peserta Jumbara di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (16/9/2025).

BACA JUGA: Bupati Lukman Lepas Kafilah MTQ, Siapkan Penghargaan untuk Peserta Berprestasi

“Mengajak teman-temannya, keluarganya dan lingkungannya untuk bersama-sama peduli pada kemanusiaan. Itu yang paling penting,” lanjut politisi PDI Perjuangan ini.

Lukman menambahkan, keikutsertaan Bangkalan bukan sekadar partisipasi, melainkan juga proses pembentukan karakter generasi muda yang peduli.

“Ke depan, kami berharap Bangkalan bisa menjadi tuan rumah Jumbara. Dengan begitu, kita bisa mengenalkan Bangkalan sekaligus membangun semangat kemanusiaan yang lebih luas,” terangnya.

Sementara Miftahol, orangtua Tasya Kamila, salah satu peserta Jumbara, menceritakan bahwa anaknya dua bulan penuh mengisi harinya dengan latihan.

BACA JUGA: Puluhan Pelajar Ponorogo Ikut Jumbara, Bupati Sugiri Angkat Bicara

Pagi maupun sore, gadis muda asal Bangkalan itu membiasakan dirinya berdisiplin, menyesuaikan jadwal belajar di madrasah dengan agenda latihan demi membawa nama baik daerahnya.

“Kalau pagi itu biasanya pas hari libur, kalau hari biasa latihan sore, jam 4 atau jam 2 sampai selesai. Bahkan kadang harus izin dari kegiatan madrasah. Tapi memang semua dilakukan dengan fokus,” ujar Miftahol.

Ia menuturkan, awalnya Tasya masih bingung dengan kegiatan PMI. Berkat bimbingan dan pelatihan rutin dari PMI Bangkalan, Tasya mulai beradaptasi dan memahami esensi dari kegiatan kemanusiaan.

“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai paham. Yang terpenting, kegiatan ini sangat positif karena melatih anak-anak sejak dini untuk peduli pada kemanusiaan,” jelasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...
KRONIK

Sri Untari Ajak Emak-emak di Malang Berdoa Bersama Memohon Hujan

MALANG – Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Santri Terus Mengabdi untuk Negeri

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mengajak seluruh santri untuk terus ...