Jumat
09 Oktober 2026 | 2 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Bakal Tindak Tegas Pegawai Pemkot Surabaya yang Lakukan Pungli

pdip-jatim-250909-pengarahan-asn-sby

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mengumpulkan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah se-Surabaya, usai viralnya kasus pungutan liar (pungli) yang terjadi di Kelurahan Kebraon.

“Hari ini saya kumpulkan semua lurah, camat, kepala dinas, kepala bagian. Saya sampaikan, kemarin ketika saya langsung turun, ada yang laporan lewat IG, ada yang laporan lewat DA, saya tindaklanjuti ternyata ada pungli di sana yang memang harus kita selesaikan,” ungkap Eri Cahyadi, Selasa (9/9/2025).

Pada kesempatan tersebut, Eri menegaskan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bahwa akan ada sanksi tegas hingga pemecatan apabila terbukti masih ada tindakan pungli pada layanan masyarakat.

“Di situ saya sampaikan pada seluruh teman-teman OPD ini, jika terjadi lagi, maka tidak ada lagi pengampunan langsung pecat. Karena itu tadi semua Kepala OPD membuat surat pernyataan, jika melakukan hal itu, maka dia dipecat,” bebernya.

Politisi PDI Perjuangan itupun menegaskan kepada seluruh Kepala OPD wajib untuk melakukan sosialisasi pada stafnya terkait sanksi tegas terhadap pelanggaran pungli.

“Kalau sudah melakukan sosialisasi, melakukan pengumuman,
ternyata ada anak buah yang melakukan, berarti kan tugasnya sudah selesai (menyampaikan sosialisasi terkait sanksi). Maka itu bukan menjadi tanggung jawabnya Kepala OPD,” terang Eri.

“Tapi kalau Kepala OPD tidak pernah melakukan sosialisasi, tidak pernah melakukan motivasi, tidak pernah melakukan pertemuan, ternyata anak buahnya seperti itu, maka Kepala OPD saya copot dari jabatannya,” imbuhnya.

Cak Eri, sapaan akrabnya menerangkan seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya baik itu ASN PNS, atau ASN non-PNS wajib menaati peraturan yang berlaku dan siap menerima sanksi apabila melakukan pelanggaran pungli terhadap masyarakat.

“Seluruh staf yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, hari ini membuat surat pernyataan jika melakukan pungli, dan bisa dibuktikan apakah itu saksinya ada. Setelah itu ada bukti yang disampaikan seperti saya kemarin, ada, maka langsung saya pecat,” tegasnya.

Dia pun mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila menemui kasus pungli di wilayahnya. Serta bagi masyarakat untuk mendukung apabila ada warga yang berani melaporkan tindakan pungli.

“Yang berani melaporkan, itu pahlawan Surabaya, jangan dikucilkan dari kampungnya,” pungkas Eri Cahyadi. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...