Selasa
27 Oktober 2026 | 4 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Bakal Beri Penghargaan Nasional untuk Tim Baguna

pdip jatim 250907 risma

SURABAYA — Jelang akhir 2025, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan siap menggelar awarding dan penghargaan bagi Tim Baguna se-Indonesia.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2025, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja kemanusiaan luar biasa dari tim Baguna PDIP seluruh penjuru tanah air.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menyatakan, penghargaan ini bukan hanya bentuk simbolik. Tapi juga bentuk nyata pengakuan terhadap kerja keras tim-tim relawan yang selama ini kerap luput dari sorotan publik, namun berperan krusial dalam merespons berbagai situasi darurat kemanusiaan.

Baca juga: Kurangi Risiko Bencana di Perkotaan, Baguna Jatim Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana

“Saya sangat hormat dan apresiasi betul tim Baguna di seluruh Indonesia, mulai dari tenaga sopir ambulans yang stand by 24 jam untuk berjaga menolong masyarakat hingga tim juru masak yang siap di segala kondisi,” ungkap Risma usai membuka Pelatihan Simulasi Penanggilangan Bencana di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Minggu (7/9/2025).

Menurut Risma, Baguna PDI Perjuangan telah menjelma menjadi salah satu kekuatan sipil tangguh dalam menghadapi situasi bencana di berbagai wilayah, dari banjir, longsor, gempa bumi, hingga kebakaran hutan.

Mereka hadir tidak hanya dengan logistik dan peralatan, tetapi juga dengan semangat gotong royong dan keberanian yang luar biasa.

“Mereka sangat cepat tanggap dalam menolong masyarakat. Kehadiran para tim satgas kita adalah bukti bahwa PDI Perjuangan bukan hanya bekerja saat pemilu, tetapi kita memeluk masyarakat di setiap kondisi,” tuturnya.

Lebih lanjut, mantan Mensos RI dan Wali Kota Surabaya dua periode tersebut menjelaskan, agenda penghargaan ini dirancang tidak hanya untuk para koordinator atau pimpinan wilayah. Tapi juga untuk seluruh elemen tim yang berkontribusi nyata, mulai dari sopir ambulans, juru masak, logistik, tim pencari dan penyelamat, hingga tenaga kesehatan.

“Tanpa juru masak, para relawan tidak bisa bekerja dengan tenaga penuh. Tanpa sopir ambulans yang siaga 24 jam, banyak nyawa mungkin tak tertolong. Karena itu, apresiasi ini diberikan kepada semua — tanpa terkecuali,” pungkasnya. ( yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ski Air Ngawi Bidik 10 Emas di Popda Jatim XV 2026, Total Target 20 Medal

NGAWI – Cabang olahraga (cabor) ski air Kabupaten Ngawi membidik 20 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...