Minggu
19 April 2026 | 4 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Banyuwangi Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Muncar

pdip-jatim-yusuf-widyatmoko-banyuwangi

pdip-jatim-yusuf-widyatmoko-banyuwangiBANYUWANGI – Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko menyerahkan bantuan kepada 240 kepala keluarga (KK) korban banjir di Dusun Krajan, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Senin (18/7/2016) sore.

Bantuan dari Pemkab Banyuwangi itu berupa makanan instan bubur kacang ijo, kacang merah, dan kedelai kaleng.

“Makanan ini seperti sarden. Kalau mau dimakan langsung bisa, kalau mau dimasak dulu juga bisa. Ini sudah kita cek, dan layak untuk dikonsumsi, expired-nya masih 2017,” kata Yusuf saat menyerahkan bantuan di Balai Desa Wringin Putih.

Kader PDI Perjuangan ini menyebutkan, selain memberi bantuan makanan instan, melalui dinas sosial (Dinsos), pemkab juga mendirikan dapur umum untuk warga. Sebab, meski banjir sudah surut, warga belum siap memasak sehingga perlu disiapkan dapur umum untuk makan malam.

Selain menyerahkan bantuan, Yusuf juga meninjau lokasi banjir di sekitar Kali Setail, yang airnya meluap dan menggenangi rumah warga sekitar 1 meter. Menurut dia, banjir yang terjadi merupakan banjir kiriman, dan terjadinya hanya sesaat.

“Air hujan dari daerah Genteng, Gambiran, Cluring itu kemarin cukup deras, sehingga air dari sungai Setail semuanya meluap ke sini,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Yusuf, sulit dilakukan pencegahan. Untuk antisipasinya, selain dari pemerintah daerah, juga dibutuhkan peran masyarakat.

“Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Karena banjir langganan, harus dilakukan langkah bersama-sama,” jelas pria yang pernah menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi ini.

Kunjungan diakhiri dengan melihat kondisi Sekolah Dasar Negeri 2 Wringi Putih yang juga ikut terendam banjir. Wabup melihat sekolah tersebut cukup memprihatinkan. Selain sering terendam banjir, kondisi satu ruang sekolah dibagi menjadi dua karena kurangnya kelas.

Akibat banjir, proses belajar mengajar di hari pertama masuk sekolah terpaksa diliburkan. Ada sekitar 71 siswa di sekolah tersebut yang terbagi enam kelas.

“Jika harus dilakukan relokasi membutuhkan tempat baru, atau paling tidak dijadikan satu dengan sekolah lain. Tapi itu juga sulit, karena belum tentu wali murid mau menyekolahkan anaknya jauh dari lokasi tersebut,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...