Sabtu
17 Oktober 2026 | 11 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Banyuwangi Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Muncar

pdip-jatim-yusuf-widyatmoko-banyuwangi

pdip-jatim-yusuf-widyatmoko-banyuwangiBANYUWANGI – Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko menyerahkan bantuan kepada 240 kepala keluarga (KK) korban banjir di Dusun Krajan, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Senin (18/7/2016) sore.

Bantuan dari Pemkab Banyuwangi itu berupa makanan instan bubur kacang ijo, kacang merah, dan kedelai kaleng.

“Makanan ini seperti sarden. Kalau mau dimakan langsung bisa, kalau mau dimasak dulu juga bisa. Ini sudah kita cek, dan layak untuk dikonsumsi, expired-nya masih 2017,” kata Yusuf saat menyerahkan bantuan di Balai Desa Wringin Putih.

Kader PDI Perjuangan ini menyebutkan, selain memberi bantuan makanan instan, melalui dinas sosial (Dinsos), pemkab juga mendirikan dapur umum untuk warga. Sebab, meski banjir sudah surut, warga belum siap memasak sehingga perlu disiapkan dapur umum untuk makan malam.

Selain menyerahkan bantuan, Yusuf juga meninjau lokasi banjir di sekitar Kali Setail, yang airnya meluap dan menggenangi rumah warga sekitar 1 meter. Menurut dia, banjir yang terjadi merupakan banjir kiriman, dan terjadinya hanya sesaat.

“Air hujan dari daerah Genteng, Gambiran, Cluring itu kemarin cukup deras, sehingga air dari sungai Setail semuanya meluap ke sini,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Yusuf, sulit dilakukan pencegahan. Untuk antisipasinya, selain dari pemerintah daerah, juga dibutuhkan peran masyarakat.

“Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Karena banjir langganan, harus dilakukan langkah bersama-sama,” jelas pria yang pernah menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi ini.

Kunjungan diakhiri dengan melihat kondisi Sekolah Dasar Negeri 2 Wringi Putih yang juga ikut terendam banjir. Wabup melihat sekolah tersebut cukup memprihatinkan. Selain sering terendam banjir, kondisi satu ruang sekolah dibagi menjadi dua karena kurangnya kelas.

Akibat banjir, proses belajar mengajar di hari pertama masuk sekolah terpaksa diliburkan. Ada sekitar 71 siswa di sekolah tersebut yang terbagi enam kelas.

“Jika harus dilakukan relokasi membutuhkan tempat baru, atau paling tidak dijadikan satu dengan sekolah lain. Tapi itu juga sulit, karena belum tentu wali murid mau menyekolahkan anaknya jauh dari lokasi tersebut,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...