Sabtu
13 Juni 2026 | 7 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jatim Bahas Raperda PPA, Ini Catatan Kritis Fraksi PDI Perjuangan

pdip-jatim-250603-buDewanti-1

SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur memberi lima poin catatan strategis terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Dewanti Rumpoko menegaskan pentingnya langkah konkret agar Raperda tersebut benar-benar mampu menjawab persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Timur.

Dia mendorong dilakukan rapat rekonsiliasi data secara khusus. Rekonsiliasi ini perlu menghadirkan perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jawa Timur, Komisi E DPRD, serta perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

“Hal ini penting agar diperoleh satu data yang dapat dijadikan rujukan bersama dalam menyusun kebijakan dan ketentuan normatif di dalam Raperda, sehingga tidak menimbulkan polemik di kemudian hari terkait keakuratan data dan dasar pertimbangan regulasi,” ungkap Dewanti Rumpoko, Selasa (12/8/2025).

Menurutnya, persoalan perbedaan data kerap menjadi hambatan dalam proses perumusan kebijakan. Padahal, satu data yang valid menjadi kunci dalam menetapkan arah kebijakan yang tepat sasaran, khususnya dalam upaya perlindungan terhadap kelompok rentan.

Lebih lanjut, Fraksi PDI Perjuangan juga mengusulkan penyempurnaan nomenklatur bab dalam naskah akademik. Usulan gubernur yang hanya menyentuh BAB III dan BAB V dinilai belum cukup.

Dewanti menegaskan, penyempurnaan seharusnya mencakup pula penguatan sistematika bab lain yang berkaitan dengan ketentuan pengawasan, sanksi administratif, perlindungan dalam situasi bencana, serta pengaturan pelibatan masyarakat sipil dalam pelaksanaan Raperda.

“Penyempurnaan nomenklatur ini bertujuan agar struktur dokumen akademik menjadi lebih sistematis, mudah dipahami, dan memenuhi standar penyusunan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Anggota Komisi D DPRD Jatim ini juga menyoroti substansi tambahan yang pernah diusulkan sebelumnya. Dia menyebutkan bahwa usulan tersebut mencakup indikator kinerja dalam perencanaan aksi daerah, pembagian kewenangan antar level pemerintahan, ketentuan perlindungan khusus dalam situasi darurat, hingga sanksi administratif.

“Tanpa pengaturan yang tegas terhadap hal-hal tersebut, efektivitas pelaksanaan Raperda berpotensi melemah dan tidak mampu menjawab kompleksitas persoalan kekerasan perempuan dan anak di Jawa Timur,” tegas mantan Wali Kota Batu tersebut.

Selain aspek teknis dan substansi, fraksi PDIP juga memberikan perhatian khusus terhadap komitmen pendanaan. Dewanti menilai, dukungan anggaran harus ditegaskan sejak awal, baik melalui nota keuangan APBD maupun melalui pengaturan langsung di dalam Raperda.

“Ketiadaan komitmen anggaran akan membuat Raperda ini hanya bersifat simbolik tanpa implementasi nyata di lapangan. Oleh sebab itu, Fraksi PDI Perjuangan minta agar dalam pembahasan bersama nanti, aspek pendanaan ini menjadi salah satu pokok pembahasan khusus,” tandasnya.

Poin terakhir yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan adalah harapan agar seluruh catatan, masukan, dan rekomendasi yang telah diberikan dapat dijadikan referensi dalam proses pembahasan pasal per pasal.

Fraksi PDIP juga mendorong agar masukan tersebut menjadi bahan diskusi substansi pada tahap harmonisasi akhir bersama tim asistensi Pemprov Jatim. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Puncak Bulan Bung Karno 2026, Megawati Resmikan Renovasi Istana Gebang di Blitar

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan renovasi Istana Gebang di Blitar pada 15 ...
KABAR CABANG

Warga Sumberbiru Berterima Kasih, PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih Saat Kemarau

Warga Dusun Sumberbiru, Bondowoso, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih dan sembako dari DPC PDI ...
KABAR CABANG

Pagelaran Wayang “Wahyu Pancasila” Diserbu Ribuan Warga Bumi Bung Karno 

Ribuan warga memadati pagelaran wayang kulit “Wahyu Pancasila” di Kelurahan Kaweron, Talun, Blitar. Guntur Wahono ...
KRONIK

Evaluasi Layanan Haji 2026, Hj. Ansari Soroti Fasilitas Hotel dan Transportasi

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, memberikan sejumlah catatan kritis terkait penyelenggaraan ...
SEMENTARA ITU...

Majelis Ngadem Kedungadem Ngaji Pemikiran Bung Karno

BOJONEGORO – Keberpihakan kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan menjadi tema utama dalam Kajian Majelis ...
HEADLINE

Said Abdullah: Eksistensi Partai Ditentukan Kehadiran Kader di Tengah Rakyat

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menegaskan eksistensi partai ditentukan oleh kehadiran kader di ...