Rabu
04 November 2026 | 11 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Sweeping Pendatang Baru Pasca Lebaran

pdip-jatim-ilustrasi-pendatang-baru

pdip-jatim-ilustrasi-pendatang-baruSURABAYA – Pemkot Surabaya mensweeping pendatang baru yang masuk Kota Pahlawan pasca Lebaran. Bagi yang tidak memiliki identitas dan pekerjaan jelas, akan dirazia.

Wali Kota Tri Rismaharini mewanti-wanti masyarakat yang kembali ke Kota Surabaya. Pendatang yang masuk ke Surabaya sewaktu arus balik harus disertai dengan identitas dan tujuan yang jelas.

Menurut Wali Kota Tri Rismaharini, sweeping di pemukiman warga dan perumahan itu dilakukan jajaran mulai dari lurah, camat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), hingga Satuan Polisi Pamong Praja.

“Kami akan melihat identitasnya. Kalau data dan pekerjaannya tidak jelas, akan kami razia,” kata Risma, kemarin.

Bagi yang tak bisa menunjukkan identitas dan pekerjaan, mereka bakal dibawa ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Surabaya. Setelah melalui beberapa prosedur, mereka diminta pulang ke daerah masing-masing.

Dia menambahkan, pemkot akan rutin melakukan patroli dan razia usai Lebaran. Pihaknya menilai, sweepung penting dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan angka urbanisasi ke Surabaya, dan mencegah munculnya masalah sosial baru di perkotaan.

“Sebelum Lebaran sudah kita sweeping. Kita punya datanya, nanti kita cek lagi,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya memberlakukan sikap tegas bagi pendatang yang tidak memiliki pekerjaan di Surabaya. Agar tidak kecolongan, pemkot tidak akan mengeluarkan Surat keterangan tinggal sementara (SKTS) bagi warga pendatang.

“Kita tidak mudah memberikan SKTS. Kita tidak mau kecolongan,” tandasnya.

Selama masa libur panjang Lebaran tahun ini, Pemkot Surabaya bersiaga mengamankan wilayah dan arus jalur mudik dan arus balik. Kesiapan Pemkot tersebut sudah dilakukan setelah apel pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1437 H serta angkutan Lebaran di halaman Taman Surya, pada awal Juli lalu.

Menurut Kepala Bakesbang Linmas Kota Surabaya Soemarno, pengamanan berlangsung hingga H+ Lebaran. Tugasnya membantu jajaran TNI/Polri dan masyarakat untuk mengamankan wilayahnya, serta melakukan pengawasan terkait hiburan malam, PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), dan angkutan Lebaran. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...
KRONIK

Ratusan Juta Dugaan Pungli KHDPK Dikembalikan, Widarto Minta Perjuangan Petani Tak Berhenti

JEMBER – Pengembalian uang Rp138 juta yang diduga dipungut dalam pengurusan akses pengelolaan kawasan hutan menjadi ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
KABAR CABANG

Pekan Peduli Sampah Nasional, PDIP Surabaya Siapkan 100 Titik Teba untuk Olah Sampah Organik

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyiapkan sekitar 100 titik Teba atau lubang pengolahan sampah organik ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...