Kamis
13 Agustus 2026 | 5 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Sweeping Pendatang Baru Pasca Lebaran

pdip-jatim-ilustrasi-pendatang-baru

pdip-jatim-ilustrasi-pendatang-baruSURABAYA – Pemkot Surabaya mensweeping pendatang baru yang masuk Kota Pahlawan pasca Lebaran. Bagi yang tidak memiliki identitas dan pekerjaan jelas, akan dirazia.

Wali Kota Tri Rismaharini mewanti-wanti masyarakat yang kembali ke Kota Surabaya. Pendatang yang masuk ke Surabaya sewaktu arus balik harus disertai dengan identitas dan tujuan yang jelas.

Menurut Wali Kota Tri Rismaharini, sweeping di pemukiman warga dan perumahan itu dilakukan jajaran mulai dari lurah, camat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), hingga Satuan Polisi Pamong Praja.

“Kami akan melihat identitasnya. Kalau data dan pekerjaannya tidak jelas, akan kami razia,” kata Risma, kemarin.

Bagi yang tak bisa menunjukkan identitas dan pekerjaan, mereka bakal dibawa ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Surabaya. Setelah melalui beberapa prosedur, mereka diminta pulang ke daerah masing-masing.

Dia menambahkan, pemkot akan rutin melakukan patroli dan razia usai Lebaran. Pihaknya menilai, sweepung penting dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan angka urbanisasi ke Surabaya, dan mencegah munculnya masalah sosial baru di perkotaan.

“Sebelum Lebaran sudah kita sweeping. Kita punya datanya, nanti kita cek lagi,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya memberlakukan sikap tegas bagi pendatang yang tidak memiliki pekerjaan di Surabaya. Agar tidak kecolongan, pemkot tidak akan mengeluarkan Surat keterangan tinggal sementara (SKTS) bagi warga pendatang.

“Kita tidak mudah memberikan SKTS. Kita tidak mau kecolongan,” tandasnya.

Selama masa libur panjang Lebaran tahun ini, Pemkot Surabaya bersiaga mengamankan wilayah dan arus jalur mudik dan arus balik. Kesiapan Pemkot tersebut sudah dilakukan setelah apel pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1437 H serta angkutan Lebaran di halaman Taman Surya, pada awal Juli lalu.

Menurut Kepala Bakesbang Linmas Kota Surabaya Soemarno, pengamanan berlangsung hingga H+ Lebaran. Tugasnya membantu jajaran TNI/Polri dan masyarakat untuk mengamankan wilayahnya, serta melakukan pengawasan terkait hiburan malam, PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), dan angkutan Lebaran. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Ipuk Serahkan SK PNS 3 Dokter Spesialis dan 17 Nakes

BANYUWANGI – Sebanyak 79 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Banyuwangi resmi menerima SK pengangkatan ...
KRONIK

Unik, Sonny Kampanyekan Peduli Lingkungan dengan Nge-DJ Iringi Senam Massal Warga

​BANYUWANGI – Ada pemandangan menarik dalam kegiatan olahraga pagi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan ...
LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...