Senin
20 April 2026 | 4 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komitmen Abah Sanusi Bawa Batik Garudeya Khas Kabupaten Malang Mendunia

pdip-jatim-250808-HMS-garudeya

MALANG – Komitmen serius ditunjukkan Bupati Malang HM Sanusi di bidang seni dan budaya. Salah satunya adalah komitmennya untuk mengenalkan batik Garudeya, batik khas di Kabupaten Malang ke seluruh penjuru di Indonesia.

Menurutnya, Garudeya yang menjadi motif ikonik batik ini tak sekadar motif batik, melainkan memiliki makna mendalam dan bertalian dengan sejarah. Garudeya merupakan sebuah relief yang berada di Candi Kidal, Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Relief di Candi Kidal tersebut mengisahkan seorang anak yang rela mengorbankan jiwa raganya untuk menyelamatkan ibunya. Penggambaran Garudeya ini pula yang menginspirasi Presiden RI pertama Soekarno menuangkan ide filosofi lambang negara yakni Burung Garuda.

Sanusi mengisahkan jika Bung Karno sempat berkunjung ke Candi Kidal saat masa pembahasan lambang negara Indonesia di Hotel Tugu Malang. Hingga kemudian, logo itulah yang diputuskan untuk menjadi lambang negara Indonesia.

“Jadi, masyarakat Indonesia bisa melihat cikal bakal lambang negara ini datang dari Malang, di Candi Kidal. Saya juga berharap anak-anak Indonesia, anak-anak di Kabupaten Malang dapat mengenal makna filosofi mendalam dari logo Garudeya ini. Punya sopan santun dan taat kepada orang tua,” jelas Sanusi.

Sejauh ini, hak paten batik Garudeya ini sudah didaftarkan dan mendapatkan Hak atas Kekayaan Intelektual atau HAKI. Politisi PDI Perjuangan ini menargetkan, popularitas batik Garudeya ini tak hanya dikenal di dalam negeri, tapi juga di luar negeri.

“Jadi ini selaras juga untuk mengenalkan kekayaan potensi wisata di Kabupaten Malang. Selain itu, juga ada dampak ekonomis terhadap industri rumahan kerajinan batik di Malang,” ujarnya.

Sebagai informasi, pembuat Batik Garudeya ini adalah karya dari Sumiarsih, seorang perajin batik asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Hingga kini, batik ini sudah resmi dijadikan seragam para ASN di Pemkab Malang. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...