Rabu
03 Juni 2026 | 4 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dari Imbau ke Halau, Aksi Warga Bromo terhadap Wisatawan Bermotor Matic

IMG-20250708-WA0011

KABUPATEN PROBOLINGGO — Sejumlah warga Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo menghalau wisatawan penunggang motor matic yang akan masuk ke kawasan Gunung Bromo.

Aksi dilakukan sejak Sabtu sampai Senin (5-7/7/2025) seiring masih banyaknya wisatawan yang nekat menggunakan motor matic. Meski sebelumnya, warga juga Pemkab Probolinggo telah mengeluarkan imbauan agar wisatawan tidak menggunakan motor matic.

Aksi dilakukan warga sebagai upaya antisipasi tingginya risiko kecelakaan di jalur ekstrem menuju destinasi wisata tersebut.

Meski telah sering terjadi kecelakaan akibat rem blong, masih ada beberapa pengendara motor matic yang nekat memasuki kawasan Bromo.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sendiri melalui Dinas Perhubungan setempat telah mengusulkan Forum Group Discussion (FGD) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna memperketat larangan kendaraan bermotor. Khususnya sepeda motor matic, di kawasan Bromo.

Kawasan Bromo memiliki beberapa pintu masuk, tidak hanya dari Probolinggo, tetapi juga dari Lumajang, Pasuruan, dan Malang. Setelah melewati pintu masuk tersebut, wisatawan akan melintasi Desa Ngadisari sebelum memasuki wilayah Kabupaten Probolinggo.

Atas hal itu, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Khairul Anam, mengapresiasi tingginya minat wisatawan mengeksplorasi Bromo. Namun, ia mengingatkan agar keselamatan tetap menjadi prioritas, terutama saat berkendara di jalur ekstrem dan menanjak.

“Penggunaan motor matic di medan berat seperti Bromo sangat berisiko. Lebih baik wisatawan memanfaatkan jasa kendaraan yang sesuai, seperti jeep atau motor trail,” tegas Anam.

Ia menekankan bahwa keselamatan bukan hanya penting bagi diri sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lain. Anam berharap, dengan regulasi yang tegas, Bromo tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman.

Anam yang juga anggota Komisi IV terus berkomitmen mendukung langkah-langkah preventif untuk mengurangi kecelakaan di Bromo. Ia juga mengajak pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait bekerja sama menjaga kelestarian alam serta keamanan pengunjung.

“Kami mendorong semua pemangku kepentingan, termasuk wisatawan, untuk mematuhi aturan demi kenyamanan  bersama,” pungkasnya.

Tangkapan layar baliho imbauan di sejumlah titik menuju kawasan Gunung Bromo

Tak Mempan Imbauan

Sebulan lalu, saat liburan Idul Adha pada Juni 2025, Pemkab Probolinggo telah mengeluarkan imbauan bagi wisatawan untuk tidak menggunakan motor matic saat ke Bromo.

Pemkab memasang sejumlah baliho bergambar motor matic nangkring di tepi jurang.

Namun, baliho imbauan tak berbuah respon dari wisatawan hingga terjadi aksi penghalauan oleh warga terhadap wisatawan. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...