Kamis
30 Juli 2026 | 3 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Sebut Reformasi Birokrasi di Pemkot Surabaya Jadi Percontohan Nasional

pdip-jatim-250704-EC

SURABAYA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini mengunjungi Surabaya pada Kamis (3/7/2025).

Didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rini Widyantini mengunjungi Puskesmas Tambakrejo dan Mall Pelayanan Publik Siola.

“Alhamdulillah MenPAN-RB melihat bahwa Surabaya ini mendapatkan nilai tertinggi. Untuk reformasi, birokrasinya tingkat kementerian, lembaga, pemerintah daerah paling tertinggi,” ungkap Eri.

Menurutnya, MenPAN-RB ingin membuktikan apakah hal itu hanya di atas kertas atau bisa terapkan di masyarakat.

“Ternyata tadi saya sampaikan ada satu data di Pemerintah Kota Surabaya. Beliau juga terkejut juga karena ada satu data di Kota Surabaya yang hari ini sudah bekerja sama dengan BPS, juga dengan Mendagri dan Menteri Bappenas, yang nantinya data ini akan dikembangkan secara nasional,” sebutnya.

Dengan perkembangan reformasi birokrasi yang sangat baik, Pemkot Surabaya mampu menurunkan angka pengangguran terbuka dari yang sebelumnya 9 kini menjadi 4. Begitu pula menurunkan kemiskinan dari 5, menjadi 3,9, yang bahkan lebih rendah pada waktu sebelum pandemi Covid-19.

Lalu indeks pembangunan manusia (IPM) naik, gini ratio juga mengalami penurunan, perusahaan turut naik secara pertumbuhan ekonominya, dan penurunan angka kematian ibu dan anak.

“Dan ternyata di Surabaya itu reformasi birokrasinya kan bisa memberikan dampak. Buktinya apa? Kemiskinan turun, pengangguran terbuka turun, angka kematian ibu anak turun, stunting turun, pertumbuhan ekonomi naik, gini rationya turun, IPM naik,” papar Eri.

“Dari situlah kita akan bisa memberikan anggaran-anggaran kita
kepada apa yang akan kita prioritaskan. Ini ternyata yang sudah dilakukan di Surabaya,” imbuhnya.

Dengan reformasi birokrasi yang berjalan maksimal, Pemkot Surabaya mampu membawa perubahan positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Berarti reformasi birokrasinya manfaat, berjalan. Kalau reformasi birokrasi dilakukan, inovasi dilakukan, tapi yang tadi saya sebutkan tidak ada perubahan, maka kebijakan tersebut gagal,” jelas Eri.

Selain itu kedatangan MenPAN-RB juga dalam mewacanakan Pemkot Surabaya sebagai pilot project terkait pelaksanaan pekerjaan, dimana para pegawai dapat bekerja dimana saja.

“Saya sampaikan bahwa Surabaya ini tidak lagi bekerja di kantor, bisa dimana saja bahkan ada di Balai RW,” tutup politisi PDI Perjuangan itu. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mangrovisasi di Lamongan Tuai Apresiasi dari Gubernur Jatim

LAMONGAN – Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim. Langkah konsisten Pemerintah Kabupaten ...
KRONIK

Gaungkan Warisan Pemikiran Sang Proklamator, Cucu Bung Karno Frederik Kiran Ziarah ke Blitar

Kunjungan Frederik Kiran Soekarno Seegers ke Makam Bung Karno di Blitar menjadi momentum menggaungkan kembali ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Usulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045

Ketua DPR RI Puan Maharani mengusulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045 untuk ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Tekankan Dukungan Pemkab dan Pemprov untuk Percepat Pembangunan Desa

Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono menegaskan pentingnya dukungan Pemkab dan Pemprov karena keterbatasan Dana ...
KABAR CABANG

Musran Rampung, Doding Rahmadi Pastikan Konsolidasi PDI Perjuangan Trenggalek Berlanjut

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menuntaskan Musran dan Musanran di 14 kecamatan. Doding Rahmadi menegaskan ...
LEGISLATIF

Untari Minta Aspirasi Kades soal KDMP Disampaikan Resmi ke Pemerintah Pusat

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno meminta para kepala desa (Kades) menyusun dan ...