Senin
17 Agustus 2026 | 11 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Rawat Kebersihan Sungai, Libatkan Puluhan Ribu Pelajar dalam Program Sekardadu

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-22062025

BANYUWANGI – Sungai adalah bagian penting dari pembangunan sebuah daerah. Menjaga kebersihannya juga penting karena sungai adalah sumber air bersih, mendukung ekosistem, dan menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

“Sungai yang bersih akan memberikan manfaat bagi kesehatan manusia, lingkungan dan perekonomian. Sebaliknya, sungai yang tercemar dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, merusak ekosistem dan mengganggu aktivitas manusia,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Minggu (22/6/2025).

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi secara rutin menggelar Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) sebagai upaya memelihara aliran sungai dengan melibatkan lembaga pendidikan.

Program ini Sekardadu menjaga dan merawat kebersihan sungai, mulai daerah tangkapan air (hulu) hingga hilir dengan melibatkan ribuan pelajar. Hingga tahun 2024 Program Sekardadu melibatkan 27.780 pelajar SD hingga SMA dan berhasil merawat 65 sungai dan saluran air sepanjang 100.300 meter.

“Ini adalah program peduli lingkungan yang terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Sebagai daerah pariwisata menjaga kebersihan sungai dan saluran air adalah bagian dari komitmen Banyuwangi dalam menjaga ekosistem dan keberlanjutan lingkungan,” jelas Ipuk.

Ipuk melanjutkan, program ini secara khsusus juga punya misi untuk membangun budaya peduli lingkungan sejak dini. Karenanya melibatkan pelajar sekolah mulai tingkat SD hingga SMA dan perguruan tinggi.

“Pelibatan pelajar dan mahasiswa di program ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Pada praktiknya, di program Sekardadu pelajar sekolah (SD-SMA) diberikan tanggung jawab merawat aliran sungai yang ada di sekitar lokasi mereka. Mereka rutin membersihkan serta mengedukasi warga sekitar untuk menjaga sungai seperti tidak membuang sampah ke sungai.

“Nantinya sekolah yang terlibat akan melaporkan aktivitas mereka lewat aplikasi Sekardadu. Jadi, akan terpantau keaktivan pelaksanaan program juga sungai mana saja yang telah diintervensi,” terang Ipuk.

Seperti diketahui, Bupati Ipuk meluncurkan Sekardadu 2025 di area Sungai Talun Bayun, Desa Bedewang, Kecamatan Songon, pada Kamis, 19 Juni 2025. Pada tahun ini, program Sekardadu melibatkan 170 sekolah SD hingga SMA hingga perguruan tinggi. Mereka diberi tugas untuk merawat sungai dan saluran air. Penilaiannya meliputi kegiatan preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDIP Jatim Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Libatkan Seluruh Elemen Partai

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menggalang bantuan untuk warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara ...
EKSEKUTIF

Eri: Keterlibatan Warga Jadi Kunci Wujudkan Kesejahteraan di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan keterlibatan warga, gotong royong, dan nilai Pancasila menjadi kunci ...
KRONIK

Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Pemerataan Pembangunan dan Pelayanan Publik

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan ...
KRONIK

Kuliah Tamu di Ponorogo, Novita Hardini Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Kebijakan Publik

PONOROGO – Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Mahasiswa harus memahami proses ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim Ajak Warga Kota Blitar Perkuat Gotong Royong

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim mengajak warga Blitar memperkuat persatuan, gotong royong, dan kerja ...
KABAR CABANG

Keturunan Ki Ronggo Gelar Tasyakuran HUT RI di Makam Leluhur

BONDOWOSO – Tanggal 17 Agustus memiliki arti khusus bagi Kabupaten Bondowoso. Selain diperingati sebagai Hari ...