Minggu
20 September 2026 | 4 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Rijanto Lepas 261 Petugas Pemeriksa Kesehatan dan Pemantau Pemotongan Hewan Kurban

pdip-jatim-250528-pemeriksa-kesehatan-hewan

BLITAR – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah yang jatuh pada 6 Juni 2025 depan, Bupati Blitar Rijanto melepas 261 petugas pemeriksa kesehatan dan pemantau pemotongan hewan kurban di Pendopo Sasana Adi Praja, Rabu (28/5/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Plt Ketua Baznas Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat atau (Kesra).

Dalam sambutannya Bupati Blitar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam memitigasi resiko penyebaran penyakit hewan seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun penyakit hewan menular strategis (PHMS) di pasar hewan dan lokasi pemotongan.

“Pemeriksaan kesehatan hewan kurban sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat kita ingin memastikan bahwa hewan yang dikorbankan benar-benar sehat layak dan halal untuk dikonsumsi,” ujar Bupati Rijanto.

Dia juga mengimbau seluruh petugas agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalitas demi kelancaran dan keamanan perayaan hari raya Idul Adha di Kabupaten Blitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Eko Susanto menjelaskan bahwa sebanyak 261 petugas akan diterjunkan untuk memastikan pelaksanaan qurban sesuai syariat dan standar kesehatan.

“Mereka akan bertugas di seluruh desa dan kelurahan se-kabupaten Blitar serta di tiga rumah potong hewan ( RPH) Wingi, Srengat dan Kademangan,” jelasnya.

Adapun rincian petugas sebagai berikut, 89 orang dari staf Dinas Peternakan dan Perikanan, 40 orang dari perhimpunan dokter hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Timur VIII, 39 orang dari Paravertindo cabang Blitar Raya, Inseminator Dinas Peternakan dan Perikanan dan 93 orang sukarelawan masyarakat.

Para petugas ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa hewan kurban yang dipotong sehat layak konsumsi dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam serta memastikan distribusi daging kurban dalam kondisi aman, sehat, utuh dan halal (Asuh). (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Mia Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS Kesehatan Pekerja

MALANG — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperketat ...
KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, Anak Usia 4 Tahun Ikut Lari di Kategori 1K

BANYUWANGI – Anak-anak usia dini ikut ambil bagian dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi. Bahkan, peserta ...
HEADLINE

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, ...
SEMENTARA ITU...

Romy Soekarno Dorong Gen Z Kawal Pemilu 2029 di Tengah Tantangan Digital

BLITAR – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z (Gen Z) memahami pengawasan partisipatif sejak ...