Sabtu
29 Agustus 2026 | 11 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dio Minta Disperindag Tulungagung Berinovasi dan Transparan dalam Pengelolaan Pasar

PDIP-Jatim-Dio-17052025

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Dio Jordy Alvian, meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung melakukan inovasi dan transparansi dalam pengelolaan pasar, terutama Pasar Wage.

“Kita mengusulkan agar pasar disemarakkan dengan menggelar berbagai event yang dapat meningkatkan kunjungan masyarakat,” ujar Dio, Sabtu (17/5/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Panjer, Kecamatan Rejotangan, pada Rabu (14/5/2025) kemarin.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan beberapa masukan terkait pengelolaan pasar dan pengembangan potensi ke depan.

“Pasar Panjer memiliki lahan di bagian belakang yang cukup potensial untuk dimanfaatkan,” jelas Dio.

Terkait pengembangan potensi pasar, anggota Fraksi PDI Perjuangan ini memberikan contoh pada Pasar Ngunut yang sudah berhasil menarik minat masyarakat melalui pelaksanaan car free day.

Untuk itu, ia meminta Disperindag memfasilitasi kegiatan-kegiatan para pelaku pasar agar bisa meriah dan bisa menarik minat masyarakat.

“Dengan potensi lahan yang ada, Pasar Panjer bisa lebih hidup, jika Disperindag memfasilitasi kegiatan-kegiatannya,” terangnya.

Ketua DPC Repdem Tulungagung ini menegaskan pentingnya pengelolaan administrasi pasar yang sesuai dengan aturan dan transparan. Ia mengingatkan agar tidak terjadi pungutan liar (pungli) maupun kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar yang dapat merugikan keuangan Pemda.

Terkait perkembangan aktivitas di Pasar Wage, Dio menilai sudah mulai menunjukkan geliat positif.

“Alhamdulillah, Pasar Wage mulai hidup kembali. Sudah terlihat aktivitas UMKM yang mulai ramai,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran paguyuban pedagang Pasar Wage yang telah berjuang sejak awal dalam menghidupkan aktivitas pasar. Untuk itu, ia meminta Disperinda merangkul paguyuban pedagang Pasar Wage di setiap kegiatan atau kebijakan yang diambil.

“Pasar Wage sudah menunjukkan progres, dan dinas harus segera menangkap peluang ini dan terus mengawalnya. Jangan sampai ketika sudah ramai, ada pihak luar yang justru ingin menguasai,” terangnya.

Sidak di pasar, tambah dia, merupakan bagian dari komitmen Komisi C dalam memastikan pengelolaan pasar tradisional di Tulungagung berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sidak ini bagian dari komitmen kami untuk melakukan pengawasan dalam upaya peningkatan PAD agar tidak terjadi kebocoran,” tandasnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...