Selasa
27 Oktober 2026 | 2 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Buku Nasional, Supriadi Dorong Masyarakat Gemar Membaca untuk Tingkatkan SDM

pdip-jatim-240517-supriadi-blitar

BLITAR– Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi menaruh harapan agar masyarakat semakin meningkatkan minat baca dan memanfaatkan literasi sebagai pondasi kemajuan daerah.

Hal tersebut dia sampaikan pada momen peringatan Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei 2025. Pasalnya peringatan Hari Buku Nasional dipandang sebagai momentum penting untuk merefleksikan peran buku dalam membangun peradaban bangsa.

Kata dia, budaya membaca merupakan salah satu cara efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Buku adalah jendela dunia. Melalui membaca, kita bisa memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih bijaksana. Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Blitar untuk semakin mencintai buku,” ujar Supriadi melalui pesan WhatsApp, pada Sabtu (17/5/2025).

Dikatakannya, peran buku tidak bisa digantikan oleh media digital sepenuhnya, meskipun perkembangan teknologi memungkinkan akses informasi secara cepat.

“Buku tetap memiliki daya tarik tersendiri sebagai sumber informasi yang terstruktur dan mendalam. Oleh karena itu, perlu ada upaya kolaboratif antara pemerintah, komunitas literasi, dan masyarakat dalam menjaga tradisi membaca,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap gerakan literasi, pihaknya bersama dengan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kegiatan literasi di sekolah.

Kegiatan tersebut, sebut dia seperti bedah buku, lomba cipta puisi dan lainnya yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

Dalam hal ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tersebut juga mengapresiasi komunitas-komunitas literasi di Blitar yang secara mandiri menginisiasi program baca buku di taman kota dan ruang publik lainnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas sangat penting dalam menciptakan budaya baca yang lebih kuat.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, dan mengambil manfaat dari informasi. Dengan meningkatkan literasi, kita tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga masyarakat yang lebih bijaksana dalam bersikap,” tutup Supriadi. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...
KABAR CABANG

Widarto: Mitigasi Bencana Lebih Penting daripada Besarnya Anggaran

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto, mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai ...