Senin
03 Agustus 2026 | 6 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Siap Kawal Penghijauan di Aliran Kali Bladak, Supriadi: Upaya Kembalikan Ekosistem Alam

pdip-jatim-250430-tanam-pohon-01

BLITAR – Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, memberikan dukungan penuh terhadap aksi tanam pohon yang dilakukan jajaran Forkopimda Blitar di aliran Kali Bladak, lereng Gunung Kelud, Rabu (30/4/2025).

Menurutnya, penghijauan di wilayah bekas tambang ini merupakan langkah strategis demi mencegah bencana sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan yang rusak.

Dalam keterangannya, Supriadi menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif dalam menjaga kelestarian alam, terutama di kawasan rawan seperti jalur lahar Gunung Kelud.

Dia mengapresiasi langkah sinergitas antara Polres Blitar Kota, Kodim 0808 Blitar, dan Pemerintah Kabupaten Blitar dalam memulai upaya penghijauan tersebut.

Baca juga: Apresiasi Penanaman Pohon Massal di Area Tambang Pasir, Bupati Rijanto: Ini Soal Masa Depan Lingkungan

“Penghijauan ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk komitmen nyata terhadap masa depan lingkungan. Kami di DPRD siap mengawal dan memperkuat gerakan ini melalui regulasi dan pengawasan yang tegas,” ujar Supriadi, di sela aksi tanam pohon tersebut.

Dia juga menyoroti praktik pertambangan yang selama ini dinilai kurang memperhatikan aspek lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tambang, jika tidak dikelola dengan bijak, akan menimbulkan dampak buruk bagi ekosistem alam dan keselamatan warga.

“Kita tidak bisa terus-menerus menutup mata terhadap kerusakan yang ditimbulkan tambang liar. Sudah saatnya semua pihak tunduk pada aturan. Ekonomi boleh tumbuh, tapi bukan dengan mengorbankan lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Supriadi mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk terus memperketat pengawasan terhadap izin tambang serta memastikan adanya reklamasi lahan pasca penambangan.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengingatkan, tanggung jawab menjaga alam bukan hanya di tangan pemerintah, tapi juga masyarakat dan pelaku usaha.

Kawasan Kali Bladak sendiri selama ini dikenal sebagai titik rawan longsor akibat aktivitas pengangkutan pasir.

Dengan penanaman 500 bibit pohon oleh Forkopimda, diharapkan terjadi pemulihan vegetasi yang dapat memperkuat struktur tanah dan mencegah bencana di masa depan.

“Kami ingin memastikan bahwa program seperti ini berkelanjutan, tidak berhenti di satu titik saja. Ini adalah bagian dari gerakan jangka panjang menyelamatkan lingkungan Blitar,” tutup Supriadi. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...