Rabu
08 April 2026 | 12 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Siap Kawal Penghijauan di Aliran Kali Bladak, Supriadi: Upaya Kembalikan Ekosistem Alam

pdip-jatim-250430-tanam-pohon-01

BLITAR – Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, memberikan dukungan penuh terhadap aksi tanam pohon yang dilakukan jajaran Forkopimda Blitar di aliran Kali Bladak, lereng Gunung Kelud, Rabu (30/4/2025).

Menurutnya, penghijauan di wilayah bekas tambang ini merupakan langkah strategis demi mencegah bencana sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan yang rusak.

Dalam keterangannya, Supriadi menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif dalam menjaga kelestarian alam, terutama di kawasan rawan seperti jalur lahar Gunung Kelud.

Dia mengapresiasi langkah sinergitas antara Polres Blitar Kota, Kodim 0808 Blitar, dan Pemerintah Kabupaten Blitar dalam memulai upaya penghijauan tersebut.

Baca juga: Apresiasi Penanaman Pohon Massal di Area Tambang Pasir, Bupati Rijanto: Ini Soal Masa Depan Lingkungan

“Penghijauan ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk komitmen nyata terhadap masa depan lingkungan. Kami di DPRD siap mengawal dan memperkuat gerakan ini melalui regulasi dan pengawasan yang tegas,” ujar Supriadi, di sela aksi tanam pohon tersebut.

Dia juga menyoroti praktik pertambangan yang selama ini dinilai kurang memperhatikan aspek lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tambang, jika tidak dikelola dengan bijak, akan menimbulkan dampak buruk bagi ekosistem alam dan keselamatan warga.

“Kita tidak bisa terus-menerus menutup mata terhadap kerusakan yang ditimbulkan tambang liar. Sudah saatnya semua pihak tunduk pada aturan. Ekonomi boleh tumbuh, tapi bukan dengan mengorbankan lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Supriadi mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk terus memperketat pengawasan terhadap izin tambang serta memastikan adanya reklamasi lahan pasca penambangan.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengingatkan, tanggung jawab menjaga alam bukan hanya di tangan pemerintah, tapi juga masyarakat dan pelaku usaha.

Kawasan Kali Bladak sendiri selama ini dikenal sebagai titik rawan longsor akibat aktivitas pengangkutan pasir.

Dengan penanaman 500 bibit pohon oleh Forkopimda, diharapkan terjadi pemulihan vegetasi yang dapat memperkuat struktur tanah dan mencegah bencana di masa depan.

“Kami ingin memastikan bahwa program seperti ini berkelanjutan, tidak berhenti di satu titik saja. Ini adalah bagian dari gerakan jangka panjang menyelamatkan lingkungan Blitar,” tutup Supriadi. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Raperda Pasar Tradisional Rampung, Bupati Fauzi Optimis Berdampak pada Pelayanan Masyarakat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ...
KRONIK

Bupati Ipuk Ajak Mahasiswa Poltekkes Surabaya Tingkatkan Capaian Sanitasi hingga Air Bersih

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut 82 mahasiswa Poltekkes Kemenkes (Politeknik Kesehatan ...
EKSEKUTIF

SDM Jadi Faktor Kunci, Rijanto Dorong Desa Siap Hadapi Transformasi Digital

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa sebagai ...
KRONIK

Panen Raya KTNA Jatim, Kader Muda PDIP Jombang Ini Produksi Gabah 13 Ton per Hektar

JOMBANG – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Timur menggelar panen raya padi di Desa Pacarpeluk, Kecamatan ...
LEGISLATIF

Cegah Salah Sasaran, DPRD Surabaya Minta Program Hunian Layak Diawasi Ketat

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya menegaskan program hunian layak harus dijalankan secara selektif dan transparan agar ...
KRONIK

Reses, Joko Tri Diwaduli Infrastruktur Rusak dan Turunnya Harga Kambing

TULUNGAGUNG – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro, menggelar reses atau serap aspirasi ...