Kamis
30 April 2026 | 8 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pasien Tak Punya BPJS Hingga Plengsengan Tak Layak Dilaporkan ke PAC Lumajang, Begini Pendampingan yang Dilakukan

IMG-20250412-WA0024_copy_979x680

LUMAJANG – Beberapa hari belakangan, PAC PDI Perjuangan Kecamatan/Kabupaten Lumajang menerima sejumlah laporan berkaitan masalah kerakyatan. Kader-kader di struktural tersebut gerak cepat menindaklanjut dan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak berwenang.

Beberapa hari lalu, PAC Lumajang menerima laporan perihal pasien atas nama Haryoto, warga Desa Kebonsari yang tengah menjalani perawatan di IGD rumah sakit plat merah.

Malangnya, sang pasien yang berusia lanjut tidak ada pendamping dari keluarga. Bahkan asuransi BPJS Kesehatan pun tak punya.

“Mulanya, pasien ini mengeluhkan sakit perut dan kemudian masuk di IGD dan berkeinginan supaya pasien ini rawat inap. Namun, berdasarkan petugas yang berjaga, pasien ini tidak tercover oleh BPJS dan disarankan untuk rawat jalan,” papar Suparman, Sabtu (12/4/2025).

Suparman lantas melakukan pendampingan. Menjelaskan kepada pihak rumah sakit kondisi pasien, jika yang bersangkutan tidak mampu jika harus mengurus diri sendiri.

“Untuk kebutuhan makan diri sendiri saja sulit, karena tidak ada keluarga yang mendampingi,” katanya.

Singkat cerita, Suparman berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Dinas Sosial.

Hasilnya, jelas Suparman, “Alhamdulillah, akhirnya menemukan solusi dan pasien bisa menjalani rawat inap di RSUD Dr Haryoto secara gratis tanpa biaya apapun.”

Pihak Dinas Sosial, lanjut dia, juga sudah memberikan bantuan permakanan 2 kali dalam sehari untuk pasien tersebut.

Nantinya, setelah pasien dinyatakan sembuh, akan ditempatkan di panti jompo. “Sesuai permintaan pasien,” katanya.

Plengsengan

Pendampingan juga dilakukan PAC terkait aspirasi warga Kelurahan Citrodiwangsan. Yakni, soal kondisi plengsengan di lingkungan mereka yang kondisinya sudah tidak layak lagi.

“Kami (PAC) mendapatkan keluhan dari masyarakat persoalan tanggul yang sudah tidak layak dan dapat membahayakan masyarakat,” kata Sekretaris PAC, Suparman usai cek lapangan.

Suparman pun berkoordinasi dengan aparatur pemerintah setempat untuk melaksanakan cek lokasi bersama-sama.

Suparman menjelaskan, hasil cek lapangan, kondisi plengsengan sesuai yang dilaporkan warga.

“Sudah keropos. Banyak bangunan di atasnya seperti rumah maupun tempat ibadah, bisa terdampak,” katanya.

Suparman pun menyampaikan bakal berkoordinasi dengan kader-kader PDI Perjuangan di eksekutif maupun legislatif. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Dari Jual Bubur ke Tanah Suci: Kisah Mbah Marsiyah, CJH Tertua yang Dapat Kursi Roda dari Mas Dhito

Kisah Mbah Marsiyah (105), CJH tertua Indonesia asal Kediri, yang menabung dari jual bubur hingga berangkat haji ...
KABAR CABANG

DPC Sidoarjo Kirimkan Tenaga Medis dalam Peringatan Hari Buruh di Malang, 500-an Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo memberangkatkan tenaga medis untuk mendukung perayaan Hari Buruh ...
KRONIK

Bantuan Pangan di Ngawi Jangkau 166.903 Keluarga

NGAWI – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kabupaten Ngawi melalui Perum Bulog. Bantuan ...
HEADLINE

PDIP Sapa Ribuan Buruh Rokok di Malang, Tegaskan Komitmen Perjuangkan ‘Trilayak’ Jelang May Day

PDIP sapa ribuan buruh rokok di Malang jelang May Day 2026, tegaskan komitmen perjuangkan Trilayak dan hak buruh ...
LEGISLATIF

Komisi VIII DPR Minta Praktik Haji Ilegal Ditindak Tegas 

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah ...
KRONIK

Hasto: RUU Ketenagakerjaan Harus Berpijak pada Sejarah dan Ideologi Pembebasan Buruh

Hasto Kristiyanto menegaskan RUU Ketenagakerjaan harus berbasis ideologi pembebasan buruh dalam FGD May Day 2026 ...