Kamis
17 September 2026 | 7 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pasien Tak Punya BPJS Hingga Plengsengan Tak Layak Dilaporkan ke PAC Lumajang, Begini Pendampingan yang Dilakukan

IMG-20250412-WA0024_copy_979x680

LUMAJANG – Beberapa hari belakangan, PAC PDI Perjuangan Kecamatan/Kabupaten Lumajang menerima sejumlah laporan berkaitan masalah kerakyatan. Kader-kader di struktural tersebut gerak cepat menindaklanjut dan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak berwenang.

Beberapa hari lalu, PAC Lumajang menerima laporan perihal pasien atas nama Haryoto, warga Desa Kebonsari yang tengah menjalani perawatan di IGD rumah sakit plat merah.

Malangnya, sang pasien yang berusia lanjut tidak ada pendamping dari keluarga. Bahkan asuransi BPJS Kesehatan pun tak punya.

“Mulanya, pasien ini mengeluhkan sakit perut dan kemudian masuk di IGD dan berkeinginan supaya pasien ini rawat inap. Namun, berdasarkan petugas yang berjaga, pasien ini tidak tercover oleh BPJS dan disarankan untuk rawat jalan,” papar Suparman, Sabtu (12/4/2025).

Suparman lantas melakukan pendampingan. Menjelaskan kepada pihak rumah sakit kondisi pasien, jika yang bersangkutan tidak mampu jika harus mengurus diri sendiri.

“Untuk kebutuhan makan diri sendiri saja sulit, karena tidak ada keluarga yang mendampingi,” katanya.

Singkat cerita, Suparman berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Dinas Sosial.

Hasilnya, jelas Suparman, “Alhamdulillah, akhirnya menemukan solusi dan pasien bisa menjalani rawat inap di RSUD Dr Haryoto secara gratis tanpa biaya apapun.”

Pihak Dinas Sosial, lanjut dia, juga sudah memberikan bantuan permakanan 2 kali dalam sehari untuk pasien tersebut.

Nantinya, setelah pasien dinyatakan sembuh, akan ditempatkan di panti jompo. “Sesuai permintaan pasien,” katanya.

Plengsengan

Pendampingan juga dilakukan PAC terkait aspirasi warga Kelurahan Citrodiwangsan. Yakni, soal kondisi plengsengan di lingkungan mereka yang kondisinya sudah tidak layak lagi.

“Kami (PAC) mendapatkan keluhan dari masyarakat persoalan tanggul yang sudah tidak layak dan dapat membahayakan masyarakat,” kata Sekretaris PAC, Suparman usai cek lapangan.

Suparman pun berkoordinasi dengan aparatur pemerintah setempat untuk melaksanakan cek lokasi bersama-sama.

Suparman menjelaskan, hasil cek lapangan, kondisi plengsengan sesuai yang dilaporkan warga.

“Sudah keropos. Banyak bangunan di atasnya seperti rumah maupun tempat ibadah, bisa terdampak,” katanya.

Suparman pun menyampaikan bakal berkoordinasi dengan kader-kader PDI Perjuangan di eksekutif maupun legislatif. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...