Kamis
29 Oktober 2026 | 8 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Minta PKK Bantu Pendataan Warga, Pastikan Program tepat Sasaran

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-14032025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meminta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat berperan aktif dalam pembangunan daerah. Salah satunya, melalui program Dasa Wisma, yakni pendataan penduduk yang dilakukan kader dasa wisma.

PKK Banyuwangi telah mengembangkan pelaporan online untuk memantau perkembangan keluarga di seluruh Banyuwangi. Program bertajuk Dasa Wisma itu digerakkan oleh kader PKK. Setiap kader bertanggung jawab untuk memantau sepuluh keluarga.

“Aplikasi yang terus dikembangkan ini kini menjadi dasar pendataan kependudukan di Banyuwangi. Data yang terkumpul ini menjadi salah satu tool pembuatan kebijakan di Banyuwangi. Terima kasih para kader PKK,” ujar Ipuk saat menghadiri serah terima jabatan Ketua dan pelantikan pengurus TP PKK Kabupaten Banyuwangi periode 2025-2030 di Banyuwangi, Kamis (13/3/2025).

Program yang dirintis oleh Ipuk itu melakukan pelaporan secara online tentang kondisi masing-masing keluarga, meliputi kondisi ekonomi, sosial, kesehatan, hingga persoalan-persoalan administratif dasar keluarga.

Menurut Ipuk, data kependudukan adalah fondasi strategis untuk menyusun kebijakan yang lebih efektif dan efisien, mempercepat perbaikan layanan publik, serta mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Di sini peran PKK terlibat. Kader maupun dasa wisma membantu pihak desa mendata warga untuk kegiatan pendistribusian bantuan sosial, subsidi, layanan kesehatan, maupun pendidikan. Sehingga program yang digulirkan benar-benar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” jelas Ipuk.

Dalam sertijab tersebut, Bupati Ipuk melantik Anna Nazili Hanim Mujiono sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi periode 2025-2030 menggantikan Budi Sayekti Sugirah.

Kepada mereka, Ipuk berpesan agar program kerja PKK diselaraskan dengan program-program daerah. Ia mewanti-wanti agar program PKK memiliki dampak positif serta jelas keberlanjutannya.

“Di tengah efisiensi anggaran, PKK harus lebih selektif memilih program. Jangan sekadar menggelar pelatihan atau bantuan, tapi tidak ada evaluasinya. Output outcome-nya harus bisa dipertanggung jawabkan,” tandas politisi PDI Perjuangan itu. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...
KRONIK

PDIP Jatim Buka Ruang Kritik Politik Lewat Kompetisi Stand-Up Comedy

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang kritik politik melalui kompetisi stand-up comedy “Berani ...
KRONIK

Widarto Serahkan Kajian Hibah Tanah 2,7 Hektare untuk Kejari Jember pada Pansus

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menyerahkan pemeriksaan status tanah dan kelengkapan dokumen rencana ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Sungai Kalimati Muncar

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi resik kali atau ...