Senin
19 Oktober 2026 | 10 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Stabilkan Harga Selama Ramadan, Banyuwangi Gelar Operasi Pasar Murah di 31 Titik

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk..-08032025

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berupaya menstabilkan harga bahan pokok selama Ramadan hingga Lebaran, dengan operasi pasar sembako murah.

Dalam menggelar operasi pasar murah, Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan Bulog, PT Pos Indonesia, dan instansi terkait lainnya, yang digelar di 31 titik se-Banyuwangi, sejak 6 hingga 27 Maret 2025.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa operasi pasar murah merupakan upaya pemkab menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan, serta stabilisasi harga pangan, khususnya selama Ramadan hingga Lebaran.

“Kami berharap kegiatan ini bisa mengontrol kenaikan harga, sekaligus memberi alternatif belanja dengan harga lebih terjangkau untuk warga,” ujar Ipuk di Banyuwangi, Jumat (7/3/2025).

Ipuk juga menjelaskan, dalam operasi pasar murah, pihaknya juga menggandeng sejumlah toko modern dan distributor bahan pokok, untuk ikut serta pada operasi pasar murah ini dengan harga terjangkau.

“Operasi pasar dibuka mulai pukul 08-11.00. Kami harap warga bisa memanfaatkan momen operasi pasar karena stok bahan pokok yang dijual cukup banyak,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Kepala Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, mengungkapkan setiap hari Bulog menyediakan beras SPHP sebanyak 2 ton, beras premium 2,5 kwintal, minyak goreng 50 liter, gula pasir 1 kwintal, tepung terigu 40 kilogram, serta 20 koli beras zakat.

Beras medium SPHP dijual dengan harga Rp60 ribu/5 kg, gula pasir Rp17.500 per kg, minyak goreng Kita Rp19.000 per liter, serta tepung terigu Rp10.000 per kg.

“Kuota tersebut bisa kami tambah apabila masih dibutuhkan,” ujar Dwiana.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan, Nanin Oktaviantie, menambahkan, sejumlah distributor bahan pokok Banyuwangi juga menyediakan jenis bahan pangan lainnya seperti telur, tepung terigu, sarden kaleng, hingga aneka kue kering.

“Harganya juga lebih murah karena langsung dari distributor,” ujar Nanin.

Nanin menyebut total ada 31 titik operasi pasar murah di seluruh wilayah Banyuwangi. Digelar setiap hari sejak 6-27 Maret 2025. Di antaranya, di halaman Kantor Camat Wongsorejo (6 Maret), Pasar Licin (7 Maret), hingga terakhir digelar di Terminal Pariwisata Terpadu Sobo (27 Maret).

“Khusus di lapangan Kecamatan Giri, akan digelar selama tiga hari sejak 11-13 Maret. Warga bisa belanja berbagai barang keperluannya karena banyak toko modern dan distributor yang terlibat, tentu dengan harga terjangkau,” tandas  Nanin. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...