Kamis
16 April 2026 | 7 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Strategi Bupati Ipuk Jaga Inflasi, Kekompakan Tim hingga Monitoring Kondisi Pasar

PDIP-Jatim-Ipuk-dan-Zulhas-05022025

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi dinilai sebagai daerah dengan inflasi yang sangat terjaga. Hal itu dilontarkan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat meninjau harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rogojampi, Banyuwangi, Selasa (4/2/2025), yang didampingi langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Bupati Ipuk mengatakan, salah satu kunci terjaganya inflasi di Banyuwangi adalah kekompakan tim pengendali inflasi daerah (TPID) dan seluruh stake holder.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi secara rutin memonitoring kondisi pasar dan intens berkoordinasi dengan Bulog dan stakeholder untuk ketersediaan pangan daerah.

“Kami terus berkoordinasi seperti dengan Bulog. Terutama saat momen-momen khusus yang sekiranya permintaan pasar meningkat,” ujar Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, Banyuwangi melakukan strategi pengendalian inflasi seperti menggelar pasar murah dan Gerakan Pangan Murah yang melibatkan pelaku usaha dan Gapoktan, asosiasi petani cabai, instansi vertikal, Bulog, Perpadi dan Hiswana migas.

Selain itu, Banyuwangi juga membuat Toko Pengendalian Inflasi (Top Si Wangi), dan perbaikan infrastruktur jalan untuk keperluan mobilitas distribusi bahan pokok

Sementara itu, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa harga sembako di Banyuwangi di bawah harga rata-rata nasional.

“Tadi saya lihat sendiri, di sini (Banyuwangi-red) harga paling murah,” ujar Zulhas.

“Jadi, termasuk yang sangat murah, berarti di sini inflasinya sangat terjaga,” imbuhnya.

Di Pasar Rogojampi, Zulhas mengunjungi lapak-lapak pedagang sembako. Ia mengecek sejumlah harga bahan pangan, mulai beras, daging ayam, daging sapi, minyak goreng dan telur.

“Harga telur di sini Rp26 ribu, sangat murah. Kalau menurut hitungan kami harusnya Rp28 ribu agar ada keseimbangan harga dengan peternak,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Zulhas juga meninjau langsung operasi pasar murah yang digelar pemkab bersama Bulog. Di situ dijual sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, elpiji 3 Kg, telur, dan bahan-makanan lainnya seperti sarden dan mi instan. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...