Selasa
21 Juli 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasipah Minta Pemkab Sidoarjo Serius Tangani Banjir, 5 Desa di Tanggulangin Terendam

IMG-20250131-WA0022_copy_640x441

SIDOARJO – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Hj. Kasipah, A.Md, menilai pentingnya keseriusan Pemerintah Daerah dalam menangani permasalahan banjir di Sidoarjo. Meski telah ada perhatian dari pemerintah, penanganan banjir nyatanya belum maksimal.

Menurut Kasipah, banjir yang sudah berlangsung hampir empat tahun ini perlu perhatian serius dari pemerintah. Ia menyatakan bahwa meskipun telah ada perhatian dari pemerintah daerah, solusi yang diberikan belum maksimal.

“Saya berharap karena banjir sudah kurang lebih 4 tahun masih tetap sama. Dan walaupun sudah dapat perhatian dan bantuan dari Pemda saya rasa kurang maksimal. Paling tidak saya  berharap ada dukungan dr pemerintah daerah, bersama2  provinsi dan pusat jika ada permasalahan seperti ini saling bersinergi dan bila dirasa diperlukan sekiranya  dapat  melihat langsung kondisi warga,
Karena menurut saya ini tidak hanya berdampak pada psikologis, tapi juga kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi warga. Ini harus dipikirkan secara serius,” ungkap legislator PDI Perjuangan Sidoarjo, Jumat, (31/1/2025).

Lebih lanjut, Kasipah menyoroti masalah berkelanjutan yang dihadapi warga setiap tahun akibat banjir. Ia menekankan pentingnya adanya solusi jangka panjang yang dapat mencegah banjir datang kembali di masa mendatang.

“Kan enggak mungkin setiap tahun  kondisinya  seperti saat  ini. Saya yakin masyarakat akan jenuh dihadapkan dg masalah yang  sama setiap tahunnya.

Kasipah juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak banjir terhadap sektor pendidikan dan kesehatan warga.

“Yang paling merasakan dampaknya bukan hanya anak-anak tapi para lansia juga . Harusnya ini menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Kasipah berharap agar pemerintah tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga duduk bersama untuk mencari solusi konkret yang dapat mengatasi banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Harapannya lintas sektor bisa saling  bersinergi untuk mencari solusinya.

Hingga saat ini, di kawasan Tanggulangin, terdapat sekitar lima desa yang terdampak banjir, di antaranya Desa Kedungbanteng, Banjar Asri, Banjar Panji, Kalidawir, dan Gempolsari.

Di Desa Kedungbanteng sendiri, tercatat  ada 162 jiwa dari 359 warga yang masih mengungsi akibat kondisi yang belum membaik. (hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...