Selasa
02 Juni 2026 | 5 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cheng Yu Pilihan Wawali Armuji: Belajar Tanpa Merasa Jemu

pdip-jatim-250128-cakji-imlek

SURABAYA – Wakil wali kota/wakil bupati di Indonesia biasanya cenderung pasif. Namun, itu tidak berlaku bagi Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

Pria kelahiran 8 Juni 1965 itu berhasil membagi peran dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan jenius. Bahkan, kombinasi keduanya layak jadi percontohan kepala daerah di seluruh Indonesia.

Politisi PDI Perjuangan ini aktif di media sosial. Terutama di TikTok. Yang satu video bisa tembus 36,3 juta penonton. Problem kota dikemas menjadi konten viral.

Warga bebas datang ke rumah dinasnya. Yang dijadikan rumah aspirasi untuk warga Surabaya. Semua persoalan kota dicarikan solusinya di sana, setiap Selasa pagi.

Dia menjalankan pepatah Tionghoa yang bersumber dari kitab kuno I Ching. Bunyinya: “hou de zai wu” yang bisa diartikan, seorang pemimpin yang berakhlak mulia, bisa merangkul semua.

Bagi Armuji, seseorang harus tuntas dengan dirinya sendiri untuk bisa bermanfaat bagi yang lain.

Wawali yang akrab disapa Cak Ji ini memilih media sosial untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Dalam menjalankan konten-konten itu, Armuji dikelilingi anak-anak muda kreatif.

“Arek-arek (Anak-anak muda) lebih paham soal medsos, jadi harus kolaborasi dan dirangkul,” kata mantan Ketua DPRD Surabaya 2 periode itu.

Dengan usianya yang menuju 60 tahun, Armuji tak mau bersantai. Dia seperti menjalankan peribahasa “lo jì fú lì, zhì zài qin l” yang artinya seekor kuda perang tua di
kandang masih ingin berlari sejauh seribu mil.

Peribahasa itu berasal dari karya klasik sastra Tiongkok, yaitu Tiga Puluh Enam Puisi Lima Karakter yang ditulis oleh politikus, penyair dan panglima perang Tiongkok: Cao Cao di masa Tiga Kerajaan (220–280 M).

Armuji juga terinspirasi kalimat Konfusius dalam kitab Lunyu, “xue er bu yan”, yang artinya belajar tanpa merasa jemu.

Dengan semangat yang tak pernah pudar, Armuji mengajarkan kita bahwa belajar adalah proses seumur hidup.

Setiap momen belajar adalah hadiah yang memperkaya jiwa dan warisannya akan abadi. (ant/red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Menjemput Pancasila di Labirin Algoritma

Oleh Martin Rachmanto* HARI ini, 1 Juni, ingatan kita melompat kembali ke tahun 1945. Di bawah rindang pohon sukun ...
KABAR CABANG

Hari Lahir Pancasila, Ketua DPC PDIP Jombang: Rakyat adalah Kekuatan Kita

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Lahir Pancasila di ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Gelar Upacara Harlah Pancasila, Kader Diminta Bersiap Jalankan Agenda Bulan Bung Karno

NGAWI – Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni idealnya tidak hanya sebatas simbolisasi semata. Bagi setiap ...
KRONIK

Untari Ingatkan Dana Masyarakat untuk Kopdes Merah Putih Digunakan Proporsional

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, meminta para pemangku kepentingan untuk lebih selektif ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor ...
KABAR CABANG

Widarto: Rakyat Butuh Keteladanan, Bukan Jargon Politik Kosong

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto menegaskan pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan ...