Jumat
30 Oktober 2026 | 8 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Dorong Kementerian Perindustrian Kuatkan Hilirisasi Industri & Pemberdayaan Sektor Manufaktur

pdip-jatim-250123-NH-RDP

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini optimistis potensi pertumbuhan ekonomi bakal mencapai 8%. Namun, ia menyoroti tantangan besar yang harus diatasi untuk mencapai target tersebut, terutama dalam penguatan hilirisasi industri dan pemberdayaan sektor manufaktur.

Novita menekankan pentingnya investasi strategis di sektor-sektor ekonomi berkembang sesuai dengan konsep Asta Cita. Salah satu sorotan utamanya adalah sektor semen yang hingga kini belum sepenuhnya terintegrasi ke dalam sistem hilirisasi.

“Saat ini, over kapasitas produksi semen dan penjualan murah menjadi tantangan besar bagi industri ini. Tanpa hilirisasi yang jelas, kontribusi sektor ini terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi terbatas,” ujar Novita saat Rapat Dengar Pendapat bersama Dirjen Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian di Gedung Nusantara I, Senayan Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini juga mencatat penurunan kontribusi sektor manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dari 22% menjadi 21% sejak 2022. Hal ini mengindikasikan perlunya langkah konkret untuk mendorong utilitas sektor manufaktur agar dapat kembali menjadi motor penggerak ekonomi.

Legislator perempuan satu-satunya dari Dapil 7 Jawa Timur itu mengusulkan peningkatan investasi asing yang mampu menyerap kapasitas produksi domestik, seperti dalam sektor semen, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru.

“Investasi ini tidak hanya meningkatkan utilitas pabrik domestik, tetapi juga berkontribusi pada PDB dan pembangunan berkelanjutan,” sebutnya.

Dalam konteks anggaran yang terbatas, anggota fraksi PDI Perjuangan itu menekankan perlunya alternatif pendanaan untuk mendukung program pengembangan industri, pendidikan vokasi, dan pemberdayaan industri kecil menengah (IKM), khususnya di dapilnya.

“Anggaran yang berkurang menjadi tantangan tersendiri, tetapi kita perlu mencari solusi seperti kolaborasi lintas sektor atau pendanaan alternatif untuk memastikan hilirisasi tetap berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Novita berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih pada penguatan hilirisasi dan pengembangan industri yang berkelanjutan, sehingga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dapat terwujud. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...
KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...
KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...