Sabtu
12 September 2026 | 11 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Sambut Baik Investasi Perusahaan Singapura Senilai Rp16 Triliun

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-20012025.

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik investasi dari perusahaan asal Singapura, Stemcell United Limited Seaweed Island Singapore, senilai Rp16 triliun.

Investasi di sektor perikanan itu akan menerapkan teknologi blue economy dengan memperhatikan kesinambungan ekosistem laut, termasuk pengelolaan benih perikanan.

Bupati Fauzi menjelaskan, investasi tersebut akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Sebab, akan membutuhkan tenaga kerja lokal dalam budidaya perikanan.

“Kami pemerintah daerah akan mendukung investasi di bidang perikanan ini. Apalagi nanti akan membutuhkan banyak tenaga kerja lokal untuk keberlangsungan budidaya perikanan tersebut,” ujar Fauzi usai menemui CEO Stemcell United Limited Seaweed Island Singapore, Philip GU, di rumah dinasnya, Senin (20/1/2025).

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu, potensi laut Sumenep menjadi daya tarik utama bagi investor. Lokasi-lokasi seperti Kangean, Sapeken, dan beberapa titik di daratan menurutnya sangat cocok untuk pengembangan budidaya perikanan, mulai dari lobster hingga rumput laut.

“Mereka sudah melakukan survei. Beberapa lokasi seperti di laut Kangean, Sapeken dan beberapa daerah di daratan sangat cocok. Kami pemerintah memastikan akan mengawal agar keberlangsungan biota laut tetap lestari,” jelasnya.

Sementara itu, CEO Stemcell United Limited Seaweed Island Singapore, Philip GU, mengatakan bahwa investasi tersebut tidak hanya bisnis. Tapi, memiliki nilai plus, yakni bakal membangun citra perikanan Sumenep di mata nasional dan dunia.

“Kita ingin menjadikan sektor rumput laut, teripang, ikan kerapu dan lobster di Sumenep dapat diperhitungkan di mata nasional dan dunia,” ujar Philip.

Menurutnya, investasi yang akan dijalankan bakal berkelanjutan, ramah lingkungan dan mengutamakan kesejahteraan lokal.

“Tentu dalam konsep blue economy ini, kami akan mengutamakan pekerja lokal dalam investasi. Sebab industri ini milik Sumenep. Kami hanya sebagai partner,” terangnya.

Sebab itu, tambah Philip, pihaknya berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam rencana pengembangan industri blue economy ini.

“Ini semua supaya rencana blue economy yang kami inginkan berjalan lancar,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...