Jumat
30 Oktober 2026 | 5 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gala Premier Film “Rindu yang Bertepi”, Bupati Ipuk Apresiasi Keberanian Sineas Banyuwangi

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-16122024

BANYUWANGI – Gala premier film “Rindu yang Bertepi” garapan rumah produksi asli Banyuwangi, resmi tayang di bioskop-bioskop di Banyuwangi, Minggu (15/12/2024).

Digarap dan diperankan oleh sineas-pemeran lokal, film tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Film “Rindu yang Bertepi” merupakan film bergendre romance yang bercerita tentang perjalanan seorang anak mencari ibunya. Seluruh kru dan pemain yang terlibat merupakan orang asli Banyuwangi.

Bisa dibilang, film ini merupakan film pertama garapan rumah produksi dan sineas lokal yang tayang di bioskop.

Produser film, Idrus Efendi, mengatakan, film tersebut digarap oleh PT Chandra Abhipraya, rumah produksi yang ia bangun.

Film tersebut disutradarai oleh Stanie Hanief dan diperankan oleh aktor-aktris Banyuwangi. Di antaranya, seniman senior Yons DD, Dwi Ikawato, M Al Firmansyah, Lara Anggie Rukmkana dan Fida AP.

“Film ini sepenuhnya dari Banyuwangi. Kami persembahkan juga untuk Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) yang bertepatan dengan bulan Desember ini,” ujar Idrus.

Karena digarap sepenuhnya oleh tangan-tangan anak lokal, Idrus berharap film tersebut dapat menjadi kebangaan warga Banyuwangi.

Ia mengaku tergugah untuk membuat film dengan kru dan pengambilan gambar sepenuhnya di Banyuwangi karena kabupaten ini sudah sering menjadi lokasi syuting film-film oleh rumah produksi Ibu Kota. Fakta itu menunjukan Banyuwangi punya potensi besar untuk digarap oleh sineas dan talenta-talenta lokal.

Film “Rindu yang Bertepi” akan tayang di tiga bioskop yang ada di Banyuwangi mulai Senin (16/12/2024). Idrus berharap, film tersebut akan mendapat penerimaan positif oleh seluruh warga Banyuwangi.

Bupati Ipuk turut hadir dan menyaksikan gala premier film “Rindu yang Bertepi”. Ia mengapresiasi dan bangga dengan keberanian sineas dan talenta Banyuwangi dalam membuat karya film untuk tayang di layar lebar.

“Film bukan hanya menjadi tontonan, tapi juga menjadi sarana promosi pariwisata. Apalagi film ini mengambil lokasi sepenuhnya di Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Menurutnya, pihaknya akan terus mendukung tumbuhnya industri kreatif di Kabupaten Banyuwangi, termasuk dalam bidang perfilman. Salah satu bukti dukungan tersebut adalah izin-izin yang dikeluarkan untuk rumah produksi yang ingin membuat film di Banyuwangi.

“Kami selalu memberi izin untuk rumah-rumah produksi, bahkan yang berasal dari luar daerah. Apalagi untuk film yang dihasilkan oleh rumah produksi dari Banyuwangi, pasti kami akan mendukung penuh,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap, Idrus dkk tak mudah berpuas diri dengan tayangnya film perdana mereka. Ia mendorong agar sineas asli Banyuwangi terus berkarya dan menghasilkan film-film yang lebih baik ke depan.

“Saya ucapkan selamat atas tayangnya film ini. Pesan saya, ayo terus berkreasi, jangan pernah berhenti. Kalian sudah mewujudkan satu langkah maju. Mari wujudkan agar untuk karya-karya yang lebih lagi,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...
SEMENTARA ITU...

Lepas 10 Atlet Sambo Bojonegoro ke Kejurprov Jatim 2026, Pembina Incar Tiket Porprov dan PON

BOJONEGORO – Sebanyak 10 atlet olahraga beladiri Sambo asal Kabupaten Bojonegoro resmi diberangkatkan untuk berlaga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sengon Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga Desa ...