Selasa
27 Oktober 2026 | 3 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Musim Hujan Rawan Bencana, Cabup Blitar Imbau Warga Waspada

pdip-jatim-241202-rizky-1

BLITAR – Calon Bupati Blitar, Rijanto mengimbau seluruh masyarakat agar waspada dan hati-hati saat memasuki musim penghujan. Pasalnya, pergantian iklim ke musim penghujan biasanya rawan terjadi bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Dengan demikian, dia minta masyarakat melakukan langkah-langkah persiapan.

“Saat ini sudah memasuki musim penghujan, jadi mohon untuk waspada. Terutama waspada bencana banjir, longsor, petir dan puting beliung,” ujar Rijanto didampingi Cawabup Blitar Beky Herdiansah saat meninjau langsung kondisi korban terdampak bencana banjir bandang di Desa Birowo, Kecamatan Binangun, Senin (2/12/2024).

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di dekat bantaran kali atau sungai, perlu memperhatikan dan waspada terhadap banjir yang terjadi.

Tidak membuang sampah ke sungai yang dapat mengakibatkan tersumbatnya aliran sungai.

“Kemudian penting juga untuk menjaga lingkungan. Membuang sampah pada tempatnya. Rutin melakukan kerja bakti membersihkan selokan atau saluran air di lingkungan tempat tinggalnya,” tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tersebut.

Sebagaimana diketahui bahwa BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem, yang mencakup kemungkinan terjadinya hujan lebat, angin kencang, dan petir.

Waspada wajib dilakukan demi pencegahan/pengurangan risiko bencana hidrometeorologi, banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang dan puting beliung.

Menurut Rijanto, masyarakat harus bisa melakukan deteksi dan pencegahan dini. Sehingga kalau pun bencana tidak terhindarkan, setidaknya bisa meminimalisir korban jiwa.

“Kabupaten Blitar merupakan salah satu kabupaten rawan bencana, maka dimusim hujan ini masyarakat  harus lebih waspada,” sebutnya.

Berdasarkan hasil pemetaan rawan bencana banjir, longsor dan angin puting beliung di Bumi Penataran. Rijanto meminta agar Desa Tangguh Bencana yang telah dibentuk di tiap desa harus bisa mengedukasi masyarakat dan memastikan masyarakat sadar bencana.

“Pemerintah desa harus bahu-membahu, lakukan konsolidasi, edukasi dan pastikan masyarakat sadar bencana dengan melakukan deteksi, menyampaikan laporan dan pencegahan ,” tuturnya.

Dia menyebut di masa kepemimpinannya nanti, bakal melakukan pembinaan kepada masyarakat serta melakukan langkah-langkah konkret.

“Kita dari PDI Perjuangan selalu aktif menggalakkan penghijauan untuk langkah-langkah antisipatif. Program tersebut tentu saja bakal kita aktualisasikan di masa mendatang,” tutup Rijanto. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...
KABAR CABANG

Widarto: Mitigasi Bencana Lebih Penting daripada Besarnya Anggaran

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto, mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai ...