Jumat
24 Juli 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Musim Hujan Rawan Bencana, Cabup Blitar Imbau Warga Waspada

pdip-jatim-241202-rizky-1

BLITAR – Calon Bupati Blitar, Rijanto mengimbau seluruh masyarakat agar waspada dan hati-hati saat memasuki musim penghujan. Pasalnya, pergantian iklim ke musim penghujan biasanya rawan terjadi bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Dengan demikian, dia minta masyarakat melakukan langkah-langkah persiapan.

“Saat ini sudah memasuki musim penghujan, jadi mohon untuk waspada. Terutama waspada bencana banjir, longsor, petir dan puting beliung,” ujar Rijanto didampingi Cawabup Blitar Beky Herdiansah saat meninjau langsung kondisi korban terdampak bencana banjir bandang di Desa Birowo, Kecamatan Binangun, Senin (2/12/2024).

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di dekat bantaran kali atau sungai, perlu memperhatikan dan waspada terhadap banjir yang terjadi.

Tidak membuang sampah ke sungai yang dapat mengakibatkan tersumbatnya aliran sungai.

“Kemudian penting juga untuk menjaga lingkungan. Membuang sampah pada tempatnya. Rutin melakukan kerja bakti membersihkan selokan atau saluran air di lingkungan tempat tinggalnya,” tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tersebut.

Sebagaimana diketahui bahwa BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem, yang mencakup kemungkinan terjadinya hujan lebat, angin kencang, dan petir.

Waspada wajib dilakukan demi pencegahan/pengurangan risiko bencana hidrometeorologi, banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang dan puting beliung.

Menurut Rijanto, masyarakat harus bisa melakukan deteksi dan pencegahan dini. Sehingga kalau pun bencana tidak terhindarkan, setidaknya bisa meminimalisir korban jiwa.

“Kabupaten Blitar merupakan salah satu kabupaten rawan bencana, maka dimusim hujan ini masyarakat  harus lebih waspada,” sebutnya.

Berdasarkan hasil pemetaan rawan bencana banjir, longsor dan angin puting beliung di Bumi Penataran. Rijanto meminta agar Desa Tangguh Bencana yang telah dibentuk di tiap desa harus bisa mengedukasi masyarakat dan memastikan masyarakat sadar bencana.

“Pemerintah desa harus bahu-membahu, lakukan konsolidasi, edukasi dan pastikan masyarakat sadar bencana dengan melakukan deteksi, menyampaikan laporan dan pencegahan ,” tuturnya.

Dia menyebut di masa kepemimpinannya nanti, bakal melakukan pembinaan kepada masyarakat serta melakukan langkah-langkah konkret.

“Kita dari PDI Perjuangan selalu aktif menggalakkan penghijauan untuk langkah-langkah antisipatif. Program tersebut tentu saja bakal kita aktualisasikan di masa mendatang,” tutup Rijanto. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Dukung Penuh Koperasi dan UMKM, Dorong Go Digital

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan dukungan penuh Pemkab Kediri kepada koperasi dan UMKM serta ...
KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...