Senin
08 Juni 2026 | 10 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Musim Hujan Rawan Bencana, Cabup Blitar Imbau Warga Waspada

pdip-jatim-241202-rizky-1

BLITAR – Calon Bupati Blitar, Rijanto mengimbau seluruh masyarakat agar waspada dan hati-hati saat memasuki musim penghujan. Pasalnya, pergantian iklim ke musim penghujan biasanya rawan terjadi bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Dengan demikian, dia minta masyarakat melakukan langkah-langkah persiapan.

“Saat ini sudah memasuki musim penghujan, jadi mohon untuk waspada. Terutama waspada bencana banjir, longsor, petir dan puting beliung,” ujar Rijanto didampingi Cawabup Blitar Beky Herdiansah saat meninjau langsung kondisi korban terdampak bencana banjir bandang di Desa Birowo, Kecamatan Binangun, Senin (2/12/2024).

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di dekat bantaran kali atau sungai, perlu memperhatikan dan waspada terhadap banjir yang terjadi.

Tidak membuang sampah ke sungai yang dapat mengakibatkan tersumbatnya aliran sungai.

“Kemudian penting juga untuk menjaga lingkungan. Membuang sampah pada tempatnya. Rutin melakukan kerja bakti membersihkan selokan atau saluran air di lingkungan tempat tinggalnya,” tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tersebut.

Sebagaimana diketahui bahwa BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem, yang mencakup kemungkinan terjadinya hujan lebat, angin kencang, dan petir.

Waspada wajib dilakukan demi pencegahan/pengurangan risiko bencana hidrometeorologi, banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang dan puting beliung.

Menurut Rijanto, masyarakat harus bisa melakukan deteksi dan pencegahan dini. Sehingga kalau pun bencana tidak terhindarkan, setidaknya bisa meminimalisir korban jiwa.

“Kabupaten Blitar merupakan salah satu kabupaten rawan bencana, maka dimusim hujan ini masyarakat  harus lebih waspada,” sebutnya.

Berdasarkan hasil pemetaan rawan bencana banjir, longsor dan angin puting beliung di Bumi Penataran. Rijanto meminta agar Desa Tangguh Bencana yang telah dibentuk di tiap desa harus bisa mengedukasi masyarakat dan memastikan masyarakat sadar bencana.

“Pemerintah desa harus bahu-membahu, lakukan konsolidasi, edukasi dan pastikan masyarakat sadar bencana dengan melakukan deteksi, menyampaikan laporan dan pencegahan ,” tuturnya.

Dia menyebut di masa kepemimpinannya nanti, bakal melakukan pembinaan kepada masyarakat serta melakukan langkah-langkah konkret.

“Kita dari PDI Perjuangan selalu aktif menggalakkan penghijauan untuk langkah-langkah antisipatif. Program tersebut tentu saja bakal kita aktualisasikan di masa mendatang,” tutup Rijanto. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Diana Sasa Temukan Banyak Mata Air di Lokasi Tambang Sayutan: “Harus Dievaluasi”

MAGETAN – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung meninjau lokasi aktivitas tambang di Desa ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...