Minggu
30 Agustus 2026 | 4 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Raih 53,45 Persen Suara, Ning Ita-Cak Sandi Dipastikan Pimpin Kota Mojokerto 2025-2030

pdip-jatim-241201-pleno-kpu-kota-moker

MOJOKERTO – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasi-Rachman Sidharta Arisandi (Sandi) memperoleh 40.091 suara atau 53,45% suara sah di Pilwali Mojokerto 2024.

Perolehan suara tersebut diketahui dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Serentak 2024 tingkat Kota Mojokerto, yang digelar KPU setempat di Hotel Ayola Sunrise, Minggu (1/12/2024).

Diketahui, pasangan petahana berhasil mengungguli perolehan suara paslon Junaedi Malik–Chusnun Amin. Paslon berakronim Jamin ini mendapat 34.913 atau 46,54 persen suara.

Total suara sah tercatat untuk Pilwali Kota Mojokerto sebanyak 75.004. Untuk suara tidak sah mencapai 4.844.

Sementara itu, di tingkat Pilgub Jatim, data hasil rekapitulasi menunjukkan paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini (Risma) dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) memperoleh 37.072 suara.

Disusul oleh paslon nomor urut 2, Khofifah-Emil dengan 35.646 suara. Sedangkan paslon nomor urut 3, Luluk Nur Hamidah–Lukmanul Khakim hanya mendapat 3.572 suara.

Total suara sah untuk Pilgub Jatim mencapai 76.290. Suara tidak sah tercatat sebanyak 4.404.

Divisi Teknis KPU Kota Mojokerto, Ulil Abshor menyampaikan, pleno rekapitulasi berlangsung lancar. Ia menyebut, tak ada kejadian khusus yang menonjol.

“Hasilnya untuk Pilgub Jatim, paslon nomor urut 3 yang unggul. Sedangkan untuk Pilwali Kota Mojokerto paslon 02 (unggul),” katanya usai rapat pleno di Hotel Ayola Sunrise, Minggu 1 Desember 2024.

Setelah penetapan ini, masing-masing paslon memiliki waktu 3 hari melakukan gugatan atas hasil perhitungan suara. Ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Jika tidak ada gugatan, lanjut Ulil, KPU Kota Mojokerto akan melanjutkan proses penetapan calon.

Sementara, untuk pelantikan Wali Kota Mojokerto terpilih bisa dilakuan pada 10 Februari 2025 jika tidak ada sengketa hasil.

Dari 105.313 daftar pemilih tetap (DPT), pengguna hak pilih sebanyak 79.354. Artinya, angka partisipasi masyarakat pada Pilkada Serentak 2024 ini hanya 75,71 persen.

Angka tersebut menurun jika dibandingkan pilkada tahun 2018 silam yang mencapai 78 persen. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...
KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...