Jumat
10 Juli 2026 | 9 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Cara Sugiri Sancoko Berdayakan SDM Penyandang Disabilitas

PDIP-Jatim-Debat-Publik-13112024

PONOROGO – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko dan Lisdyarita, memaparkan programnya terhadap kesejahteraan penyandang disabilitas, apabila dirinya terpilih menjadi Bupati Ponorogo.

Hal itu disampaikan Sugiri saat mengikuti Dialog Publik bersama para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Selasa (12/11/2024).

Ketika diberi pertanyaan oleh panelis terkait apa ada pemberian kesempatan terhadap penyandang disabilitas dalam memasuki dunia kerja, Sugiri mengaku sudah menyiapkan solusinya.

“Penyandang disabilitas ini ‘PR’ kami bersama-sama. Kami juga sulit kenapa ketika merekrut PNS, kami tidak diberi ruang sedikit pun oleh pusat,” ujar Sugiri didampingi Lisdyarta di Gedung Expotorium UMPO.

“Solusinya, kami merumuskan ada 4 BUMD yang akan kami dirikan sehingga kami bisa angkat karyawan yang hebat-hebat,” imbuhnya.

Ia menjanjikan, setidaknya melalui 4 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menaungi berbagai bidang, bisa sebagai tempat untuk pemberdayaan para penyandang disabilitas.

“Empat BUMD kami berikan, angkat karyawan dari difabel,” tambahnya.

Pertama, BUMD yang bergerak di bidang pariwisata. Menurutnya, perlu didirikan BUMD untuk mendukung Ponorogo sebagai kota wisata.

“Dengan adanya pariwisata, akan ada episentrum pariwisata dan efek domino ekonomi yang bisa merekrut tenaga kerja sehingga difabel bisa masuk di ruang-ruang pemerintah,” tutur Sugiri.

Kedua, ada BUMD yang bergerak di bidang pangan. Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kabupaten Ponorogo berada di posisi ke-3 se-Jawa Timur dengan nilai 86,20.

“Di bidang pertanian, ada BUMD yang urus pertanian. Jarak antara on frame ke off farm padi butuh pengolahan. Saya pingin di Ponorogo ada BUMD yang mengurus pangan agar Ponorogo indeks ketahanan pangannya bagus,” terangnya.

Lalu ketiga, BUMD yang bergerak di bidang pengelolaan pasar, agar bisa mengatur banyaknya pasar tradisional di Ponorogo agar tidak kumuh.

Keempat, BUMD yang bergerak di bidang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Karena masih berstatus perusahaan daerah, sehingga akan menjadikannya sebagai BUMD.

“Ponorogo kita buat maju, pendapatan asli daerah (PAD) meningkat, sehingga kemandirian membangun secara inovatif akan terwujud,” beberanya.

Tak hanya itu, politisi PDI Perjuangan itu mengakui, di eranya telah membangun beberapa fasilitas ramah difabel. Seperti terdapat guiding block (jalan pemandu) di trotoar dan terapi penyandang disabilitas.

“Saya memulainya itu memang belum sempurna. Dan saya yakin dengan cara yang kami lakukan, Ponorogo pelan-pelan akan ramah difabel,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lumajang dan FKUB Perkuat Kolaborasi, Rawat Kerukunan demi Stabilitas Daerah

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Rutin Gelar Dapur Umum Gotong Royong Setiap Tanggal 10

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar rutin menggelar Dapur Umum Gotong Royong setiap tanggal 10 sebagai aksi sosial untuk ...
LEGISLATIF

Eko Herdiyanto Kawal Pembaruan Data Bansos di Kota Malang agar Tepat Sasaran

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Eko Herdiyanto akan mengawal pembaruan data bansos dan mendorong verifikasi ...